Lampung Timur, Ruangpena.com – Seorang pemuda berinisial GU (20), warga Kecamatan Jabung, Kabupaten Lampung Timur, menyerahkan diri kepada pihak kepolisian sehari setelah diduga melakukan penembakan terhadap rekannya hingga meninggal dunia.
Kapolres Lampung Timur AKBP Heti Patmawati melalui Kapolsek Jabung IPTU Husin menjelaskan, setelah peristiwa penembakan yang terjadi pada Selasa (10/3), tersangka sempat melarikan diri.
“Setelah kejadian, tersangka diduga sempat melarikan diri. Namun melalui pendekatan yang dilakukan kepada pihak keluarga, aparatur desa, serta tokoh masyarakat, akhirnya pada Rabu (11/3) pagi tersangka GU menyerahkan diri dengan didampingi keluarganya,” kata IPTU Husin, Rabu (11/3).
Selain mengamankan tersangka, pihak kepolisian juga berhasil menyita barang bukti berupa senjata api rakitan yang diduga digunakan dalam peristiwa tersebut.
Saat ini, tersangka beserta barang bukti telah diserahkan ke Mapolres Lampung Timur untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.
“Untuk proses penyidikan lebih lanjut, tersangka dan barang bukti telah kami serahkan ke Polres Lampung Timur,” ujarnya.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa penembakan yang menewaskan korban berinisial H (36) terjadi saat korban dan beberapa rekannya sedang bermain kartu di wilayah Kecamatan Jabung.
Dalam permainan tersebut, pemain yang kalah diduga harus menerima hukuman berupa jongkok dari peserta lainnya. Situasi itu kemudian memicu aksi saling ejek antar pemain.
Diduga tersinggung dengan ejekan tersebut, tersangka GU yang diketahui membawa senjata api rakitan kemudian melepaskan tembakan ke arah korban.
Korban yang mengalami dua luka tembak sempat dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis. Namun, nyawanya tidak dapat diselamatkan.
Pihak kepolisian memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah hukum Polsek Jabung tetap aman dan kondusif.
“Berkat dukungan serta kerja sama yang baik antara aparatur desa, tokoh masyarakat, dan pihak kepolisian, situasi kamtibmas di wilayah Jabung tetap dalam keadaan aman dan kondusif,” kata Husin. (***)









