Bank Indonesia Beberkan Strategi Lampung: Hilirisasi dan Ketahanan Pangan Jadi Fokus 2026

Selasa, 28 April 2026 - 23:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy


Lampung, Ruangpena.com – Bank Indonesia melalui Kantor Perwakilan Provinsi Lampung menyatakan perekonomian Lampung tetap menunjukkan kinerja solid di tengah tekanan global, dengan pertumbuhan mencapai 5,28 persen sepanjang 2025.

Hal itu disampaikan dalam kegiatan Diseminasi Laporan Perekonomian Provinsi Lampung Semester I 2026 yang digelar pada Selasa, 28 April 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari penguatan komunikasi kebijakan sekaligus meningkatkan pemahaman para pemangku kepentingan terhadap kondisi dan prospek ekonomi daerah.

Dalam paparan tersebut, Bank Indonesia mengungkapkan bahwa pada Triwulan IV 2025, ekonomi Lampung tumbuh sebesar 5,54 persen (year on year), dengan sektor pertanian tetap menjadi penopang utama.

Mengusung tema “Penguatan Model Bisnis Komoditas Strategis dalam Mendukung Ketahanan Pangan”, kegiatan ini menekankan pentingnya transformasi ekonomi melalui hilirisasi sektor pertanian dan integrasi rantai pasok dari hulu hingga hilir.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Lampung menyampaikan bahwa tingginya capaian sektor pertanian justru menjadi tantangan ke depan, mengingat basis pertumbuhan yang sudah tinggi. Di sisi lain, ketidakpastian global pada 2026 juga menjadi faktor yang perlu diwaspadai.

Baca Juga :  Ekonomi Lampung Tumbuh Positif di Triwulan I 2026, BI Optimistis Prospek Tetap Terjaga

“Diperlukan upaya ekstra untuk menjaga momentum pertumbuhan, terutama dengan memperkuat nilai tambah melalui hilirisasi,” ujarnya.

Memasuki Triwulan I 2026, ekonomi Lampung diprakirakan tetap kuat, ditopang oleh sektor pertanian, industri pengolahan, dan perdagangan. Selain itu, peningkatan permintaan domestik selama periode long festive season seperti Tahun Baru, Imlek, Ramadan, dan Idulfitri turut menjadi pendorong utama.

Secara keseluruhan, pertumbuhan ekonomi Lampung pada 2026 diproyeksikan tetap solid dengan inflasi yang terjaga dalam rentang sasaran nasional.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi Lampung menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendorong program strategis, salah satunya melalui program “Desaku Maju” yang berfokus pada penguatan ekonomi desa berbasis inovasi.

Baca Juga :  Pemprov Lampung Perkuat Peran Pesantren Cetak SDM Unggul dan Berkarakter

Dari sisi nasional, Kementerian Pertanian Republik Indonesia menekankan pentingnya peningkatan produktivitas, modernisasi pertanian, serta penguatan kelembagaan petani guna meningkatkan daya saing.

Adapun PT Food Station Tjipinang Jaya menyoroti pentingnya sistem informasi komoditas seperti food hub untuk menjaga stabilitas pasokan dan efisiensi distribusi pangan.

Diskusi juga mengungkap sejumlah tantangan, mulai dari masih tingginya ekspor komoditas dalam bentuk bahan mentah, keterbatasan kualitas lahan, hingga belum optimalnya nilai tambah sektor pertanian. Selain itu, akses pembiayaan dinilai masih perlu diperkuat untuk mendukung pengembangan usaha.

Sebagai tindak lanjut, forum ini menghasilkan sejumlah rekomendasi strategis, di antaranya penguatan kelembagaan petani, percepatan hilirisasi, pengembangan sistem informasi komoditas, serta peningkatan sinergi antar pemangku kepentingan.

Melalui langkah tersebut, Lampung diharapkan mampu memperkuat daya saing ekonomi sekaligus berkontribusi lebih besar terhadap ketahanan pangan nasional.

Editor : Redaksi

Follow WhatsApp Channel ruangpena.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pelindo Setor Rp7,81 Triliun ke Negara pada 2025, Pendapatan Tumbuh 9 Persen
DPP Apklindo Lampung dan MCMI Perkuat Sinergi, Gelar Bersih-Bersih Masjid Peringati HUT Apklindo ke-41
Mufakat Agung BPBR Desak Negara Beri Hak Kelola Hutan Adat, Masyarakat Tak Ingin Terus Jadi Penonton di Tanah Sendiri
Masyarakat Ogan di Lampung Bentuk PAOI, H. Nuryadin Terpilih sebagai Ketua Umum
Jalan Umum Dijadikan Arena Drag Race, Warga Pertanyakan Legalitas hingga Keselamatan Pengguna Jalan
Diduga Masih Layani Pengecoran BBM Subsidi, SPBU di Bandar Lampung Jadi Sorotan Warga
Ardho Sebut UMKM dan Ekonomi Kerakyatan Jadi Kunci Kekuatan Indonesia Hadapi Krisis Dunia
PJS Lampung Gelar Musda II, Perkuat Konsolidasi Menuju Konstituen Dewan Pers
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 21:29 WIB

Pelindo Setor Rp7,81 Triliun ke Negara pada 2025, Pendapatan Tumbuh 9 Persen

Selasa, 16 Juni 2026 - 16:53 WIB

DPP Apklindo Lampung dan MCMI Perkuat Sinergi, Gelar Bersih-Bersih Masjid Peringati HUT Apklindo ke-41

Minggu, 31 Mei 2026 - 21:10 WIB

Mufakat Agung BPBR Desak Negara Beri Hak Kelola Hutan Adat, Masyarakat Tak Ingin Terus Jadi Penonton di Tanah Sendiri

Sabtu, 30 Mei 2026 - 20:42 WIB

Masyarakat Ogan di Lampung Bentuk PAOI, H. Nuryadin Terpilih sebagai Ketua Umum

Kamis, 28 Mei 2026 - 23:13 WIB

Jalan Umum Dijadikan Arena Drag Race, Warga Pertanyakan Legalitas hingga Keselamatan Pengguna Jalan

Berita Terbaru