OJK Bengkulu dan IWO Perkuat Literasi Keuangan di Lebong, Tangkal Pinjol Ilegal dan Investasi Bodong

Rabu, 29 April 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy


Bengkulu, Ruangpena.com – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Bengkulu bersama Ikatan Wartawan Online (IWO) Bengkulu memperkuat sinergi dalam meningkatkan literasi keuangan masyarakat melalui kegiatan edukasi di Kabupaten Lebong, Selasa (28/4/2026).

Kegiatan yang digelar di Aula Bappeda Lebong ini menghadirkan Kepala OJK Bengkulu, Ayu Laksmi Syntia Dewi, serta Ketua IWO Bengkulu, Musdamori, bersama jajaran pengurus dan anggota dari berbagai kabupaten/kota.

Dalam kesempatan tersebut, OJK menekankan pentingnya peran media dalam menyampaikan informasi yang akurat, edukatif, dan mudah dipahami masyarakat terkait sektor jasa keuangan. Kolaborasi dengan insan pers dinilai strategis dalam memperluas jangkauan edukasi, khususnya di wilayah perdesaan.

Baca Juga :  Masyarakat Ogan di Lampung Bentuk PAOI, H. Nuryadin Terpilih sebagai Ketua Umum

Kepala OJK Bengkulu, Ayu Laksmi Syntia Dewi, menyebut tingkat literasi keuangan masyarakat masih perlu ditingkatkan. Ia menegaskan, jurnalis memiliki posisi penting dalam membantu masyarakat memahami produk dan layanan keuangan secara benar.

“Media memiliki peran besar dalam membangun kesadaran masyarakat. Melalui sinergi ini, kami berharap informasi keuangan dapat tersampaikan secara tepat dan mampu mencegah masyarakat dari praktik ilegal,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua IWO Bengkulu, Musdamori, menyampaikan komitmen pihaknya untuk mendukung program edukasi keuangan yang diinisiasi OJK. Ia menegaskan bahwa insan pers harus menghadirkan informasi yang berimbang, akurat, dan mendidik.

Baca Juga :  BRI Kantor Kas RS Mintoharjo Perluas Akses Layanan Perbankan bagi Masyarakat

“Kami siap menjadi mitra strategis dalam menyampaikan edukasi keuangan kepada masyarakat, terutama menghadapi tantangan era digital seperti maraknya pinjaman online ilegal dan investasi bodong,” kata Musdamori.

Dalam kegiatan tersebut, OJK juga memberikan pemahaman terkait prinsip kehati-hatian dalam pengelolaan keuangan. Masyarakat diimbau untuk mengenali ciri-ciri investasi ilegal serta memastikan layanan keuangan yang digunakan telah terdaftar dan diawasi oleh OJK.

Sinergi antara OJK Bengkulu dan IWO Bengkulu diharapkan mampu memperluas literasi keuangan, memperkuat perlindungan konsumen, serta mendorong masyarakat menjadi lebih cerdas dan bijak dalam mengelola keuangan di era digital.

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Ahmad Apriliandi Passa: Anak Harus Disiapkan Jadi Tunas Bangsa yang Tangguh di Era Digital
HUT ke-14 dan Rakerwil III IWO Bengkulu, Gubernur Helmi Hasan Tegaskan Pers Pilar Demokrasi
Bitcoin Anjlok 17,9%, Transaksi Kripto RI Justru Tembus Rp28,58 Triliun
Syailendra Capital Luncurkan Reksa Dana ETF Emas Syariah di Bursa Efek Indonesia
Sambut HUT ke-81 RI, BRI BO Gunung Sahari Semarakkan Kantor dengan Nuansa Merah Putih
KAI Logistik Hadirkan Promo “Merdeka Ongkir” untuk Pengiriman Paket
Pelindo Regional 2 Panjang Dukung Mobilisasi Alutsista Super Garuda Shield 2026
Industri Akuakultur Pakistan, Asia Selatan hingga Timur Tengah Bersiap Terapkan Solusi Terlengkap dari Indonesia
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 13:25

Ahmad Apriliandi Passa: Anak Harus Disiapkan Jadi Tunas Bangsa yang Tangguh di Era Digital

Jumat, 14 Agustus 2026 - 17:30

HUT ke-14 dan Rakerwil III IWO Bengkulu, Gubernur Helmi Hasan Tegaskan Pers Pilar Demokrasi

Kamis, 13 Agustus 2026 - 12:35

Bitcoin Anjlok 17,9%, Transaksi Kripto RI Justru Tembus Rp28,58 Triliun

Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:37

Syailendra Capital Luncurkan Reksa Dana ETF Emas Syariah di Bursa Efek Indonesia

Selasa, 11 Agustus 2026 - 13:27

Sambut HUT ke-81 RI, BRI BO Gunung Sahari Semarakkan Kantor dengan Nuansa Merah Putih

Berita Terbaru

Bali Pink Ribbon Fun Walk 2026

Gaya Hidup

Jalan Sehat Bali Pink Ribbon Kembali Digelar 17 Oktober 2026

Minggu, 16 Agu 2026 - 21:42