Eva Dwiana Tegaskan Komitmen Penanganan Banjir, Pemkot Bandar Lampung Susun Roadmap Terintegrasi

Selasa, 28 April 2026 - 19:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


Bandar Lampung, Ruangpena.com – Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, menegaskan komitmen serius pemerintah kota dalam menangani persoalan banjir yang hingga kini masih menjadi tantangan utama di ibu kota Provinsi Lampung.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Roadmap Penanganan Banjir Bandar Lampung: Solusi Infrastruktur, Lingkungan, dan Kebijakan” yang digelar di Institut Informatika dan Bisnis Darmajaya, Selasa (28/4/2026).

FGD ini melibatkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah pusat, pemerintah daerah, akademisi, hingga komunitas lingkungan. Kegiatan dibuka oleh Pemerintah Provinsi Lampung melalui perwakilan Kepala Bappeda, yang menyampaikan dukungan penuh terhadap langkah kolaboratif dalam penanganan banjir di Bandar Lampung.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam forum tersebut, Eva menegaskan bahwa persoalan banjir tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah semata, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.

Baca Juga :  Petugas Tetap Bekerja di Hari Libur, Pemkot Bandar Lampung Genjot Normalisasi Drainase

“Banjir ini bukan hanya masalah pemerintah, tapi tanggung jawab kita bersama. Semua pihak harus ikut terlibat dalam penanganannya,” ujar Eva.

Ia menjelaskan, kondisi geografis Bandar Lampung menjadi tantangan tersendiri, dengan keberadaan sedikitnya enam sungai besar dan sekitar 33 aliran sungai kecil yang melintasi wilayah kota. Namun, sebagian aliran tersebut mengalami penyempitan akibat bangunan liar yang berdiri di atas saluran air.

“Banyak bangunan yang menutup aliran sungai, sehingga air tidak mengalir normal dan memicu banjir,” jelasnya.

Eva menegaskan bahwa penertiban bangunan di atas aliran sungai akan tetap dilakukan, namun dengan pendekatan yang humanis guna menghindari konflik sosial.

“Kita harus tetap manusiawi dalam penanganan. Tapi jika ini tidak ditangani, banjir akan terus berulang,” tegasnya.

Selain penertiban, Eva juga menyoroti pentingnya sinergi lintas sektor, khususnya antara pemerintah kota, pemerintah provinsi, dan Balai Besar Wilayah Sungai Mesuji Sekampung dalam penanganan banjir dari hulu hingga hilir.

Baca Juga :  Eva Dwiana Kesal Penanganan Sungai Dinilai Lamban, Soroti Peran BBWS Mesuji–Sekampung

FGD ini turut menghadirkan akademisi, pakar lingkungan, praktisi tata kota, unsur Forkopimda, camat, lurah, serta mahasiswa untuk merumuskan peta jalan penanganan banjir secara komprehensif. Pembahasan meliputi normalisasi sungai, perbaikan sistem drainase, penguatan daerah resapan air, penataan ruang, hingga penguatan regulasi dan partisipasi masyarakat.

Melalui forum ini, dihasilkan komitmen bersama untuk mendukung implementasi roadmap berbasis data dan kajian ilmiah, sekaligus memperkuat sinergi antara program infrastruktur, kebijakan lingkungan, dan keterlibatan masyarakat.

Eva juga mengapresiasi kontribusi berbagai pihak, termasuk akademisi dan organisasi lingkungan, dalam memberikan masukan strategis.

“Kami berharap melalui forum ini lahir langkah konkret dan terintegrasi agar ke depan Bandar Lampung bisa terbebas dari banjir,” pungkasnya. (***)

Editor : Redaksi

Follow WhatsApp Channel ruangpena.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPO Curanmor Asal Lampung Timur Dibekuk di Tangerang, Sudah 15 Kali Beraksi di Bandar Lampung
Banjir Bandar Lampung Bukan Sekadar Bencana Alam, Akademisi Unila Soroti Tata Ruang dan Tanggung Jawab
Wali Kota Eva Dwiana Raih National Governance Awards 2026 di Jakarta
RT “Bodong” 3 Tahun di Campang Jaya, Dugaan Pembiaran Lurah Disorot
Polisi Pasang Banner Larangan Lawan Arus di Simpang Pasar Tugu Bandar Lampung
Pemkot Bandar Lampung Lepas 1.159 Jemaah Calon Haji 2026, Berangkat Bertahap Mulai 26 April
Konflik Internal PT Faza Satria Gianny Memanas, Kuasa Hukum Layangkan Somasi ke Dua Pihak
Kartini 2026 di Pemkot Bandar Lampung: Bukan Sekadar Seremoni, Perempuan Tampil sebagai Pilar Pelayanan Publik
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 14:06 WIB

DPO Curanmor Asal Lampung Timur Dibekuk di Tangerang, Sudah 15 Kali Beraksi di Bandar Lampung

Senin, 27 April 2026 - 22:40 WIB

Banjir Bandar Lampung Bukan Sekadar Bencana Alam, Akademisi Unila Soroti Tata Ruang dan Tanggung Jawab

Sabtu, 25 April 2026 - 00:03 WIB

Wali Kota Eva Dwiana Raih National Governance Awards 2026 di Jakarta

Kamis, 23 April 2026 - 22:24 WIB

RT “Bodong” 3 Tahun di Campang Jaya, Dugaan Pembiaran Lurah Disorot

Rabu, 22 April 2026 - 20:50 WIB

Polisi Pasang Banner Larangan Lawan Arus di Simpang Pasar Tugu Bandar Lampung

Berita Terbaru