Lampung Selatan, Ruanagpena.com — Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela mendampingi Menteri Sosial RI Saifullah Yusuf meninjau pelaksanaan Sekolah Rakyat Menengah Atas 32 di Kecamatan Natar, Kabupaten Lampung Selatan, Minggu (26/4/2026).
Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu, sekaligus memastikan program Sekolah Rakyat berjalan optimal sebagai instrumen peningkatan kualitas sumber daya manusia di Provinsi Lampung.
Dalam agenda tersebut, rombongan meninjau fasilitas sementara Sekolah Rakyat, menyaksikan langsung proses pembelajaran, berdialog dengan tenaga pendidik, serta berinteraksi dengan para siswa.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Menteri Sosial Saifullah Yusuf menilai pelaksanaan Sekolah Rakyat di Lampung berjalan baik, baik dari sisi tata kelola maupun kegiatan belajar yang dinilai telah sesuai standar operasional.
Menurutnya, Sekolah Rakyat merupakan langkah strategis pemerintah dalam menghadirkan pendidikan yang inklusif dan menjangkau kelompok masyarakat dengan keterbatasan akses.
“Sekolah Rakyat menjadi bentuk kehadiran negara dalam memastikan anak-anak dari keluarga kurang mampu tetap mendapatkan pendidikan yang layak,” ujarnya.
Meski demikian, ia menegaskan pentingnya evaluasi berkala untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan, termasuk penguatan kapasitas sumber daya manusia di sektor pendidikan.
Ia juga mendorong peningkatan kompetensi tenaga pendidik melalui pelatihan berkelanjutan agar mampu menghadapi tantangan pembelajaran dengan karakteristik siswa yang beragam.
Menurutnya, latar belakang siswa Sekolah Rakyat yang heterogen menjadi tantangan tersendiri. Sebagian siswa mampu beradaptasi dengan cepat, sementara lainnya masih membutuhkan pendampingan dasar meski berada pada jenjang setara SMA.
Namun demikian, ia optimistis dengan pendekatan yang tepat, para siswa memiliki peluang besar untuk berkembang. Berdasarkan data yang dipaparkan, sekitar 75 persen siswa memiliki cita-cita melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi, sementara sisanya diarahkan ke dunia kerja melalui program pemberdayaan.
Sementara itu, Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela menyampaikan apresiasi atas program Sekolah Rakyat yang dinilai sejalan dengan visi Pemerintah Provinsi Lampung dalam memperkuat pembangunan sumber daya manusia dan menekan angka putus sekolah.
Menurutnya, program ini tidak hanya membuka akses pendidikan, tetapi juga membangun harapan serta masa depan generasi muda Lampung.
Wagub juga menegaskan bahwa Pemprov Lampung terus bersinergi dengan pemerintah pusat dalam pengembangan Sekolah Rakyat, termasuk pembangunan gedung permanen di kawasan Kota Baru yang ditargetkan rampung dan mulai digunakan pada tahun ajaran baru mendatang.
Pembangunan fasilitas permanen tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas layanan pendidikan serta menjadikan Sekolah Rakyat sebagai model pendidikan inklusif yang menjangkau masyarakat luas.
Kunjungan ini sekaligus menegaskan komitmen bersama antara pemerintah pusat dan daerah untuk memastikan pendidikan dapat diakses oleh seluruh anak bangsa tanpa terkecuali, sebagai fondasi menuju visi Indonesia Emas 2045.







