Wagub Lampung dan Mensos Tinjau Sekolah Rakyat di Natar, Perkuat Akses Pendidikan Inklusif

Senin, 27 April 2026 - 11:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


Lampung Selatan, Ruanagpena.com — Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela mendampingi Menteri Sosial RI Saifullah Yusuf meninjau pelaksanaan Sekolah Rakyat Menengah Atas 32 di Kecamatan Natar, Kabupaten Lampung Selatan, Minggu (26/4/2026).

Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu, sekaligus memastikan program Sekolah Rakyat berjalan optimal sebagai instrumen peningkatan kualitas sumber daya manusia di Provinsi Lampung.

Dalam agenda tersebut, rombongan meninjau fasilitas sementara Sekolah Rakyat, menyaksikan langsung proses pembelajaran, berdialog dengan tenaga pendidik, serta berinteraksi dengan para siswa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menteri Sosial Saifullah Yusuf menilai pelaksanaan Sekolah Rakyat di Lampung berjalan baik, baik dari sisi tata kelola maupun kegiatan belajar yang dinilai telah sesuai standar operasional.

Menurutnya, Sekolah Rakyat merupakan langkah strategis pemerintah dalam menghadirkan pendidikan yang inklusif dan menjangkau kelompok masyarakat dengan keterbatasan akses.

Baca Juga :  Pemprov Lampung Perkuat Peran Pesantren Cetak SDM Unggul dan Berkarakter

“Sekolah Rakyat menjadi bentuk kehadiran negara dalam memastikan anak-anak dari keluarga kurang mampu tetap mendapatkan pendidikan yang layak,” ujarnya.

Meski demikian, ia menegaskan pentingnya evaluasi berkala untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan, termasuk penguatan kapasitas sumber daya manusia di sektor pendidikan.

Ia juga mendorong peningkatan kompetensi tenaga pendidik melalui pelatihan berkelanjutan agar mampu menghadapi tantangan pembelajaran dengan karakteristik siswa yang beragam.

Menurutnya, latar belakang siswa Sekolah Rakyat yang heterogen menjadi tantangan tersendiri. Sebagian siswa mampu beradaptasi dengan cepat, sementara lainnya masih membutuhkan pendampingan dasar meski berada pada jenjang setara SMA.

Namun demikian, ia optimistis dengan pendekatan yang tepat, para siswa memiliki peluang besar untuk berkembang. Berdasarkan data yang dipaparkan, sekitar 75 persen siswa memiliki cita-cita melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi, sementara sisanya diarahkan ke dunia kerja melalui program pemberdayaan.

Sementara itu, Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela menyampaikan apresiasi atas program Sekolah Rakyat yang dinilai sejalan dengan visi Pemerintah Provinsi Lampung dalam memperkuat pembangunan sumber daya manusia dan menekan angka putus sekolah.

Baca Juga :  Jihan Nurlela Tegaskan Percepatan Penanggulangan TBC di Lampung

Menurutnya, program ini tidak hanya membuka akses pendidikan, tetapi juga membangun harapan serta masa depan generasi muda Lampung.

Wagub juga menegaskan bahwa Pemprov Lampung terus bersinergi dengan pemerintah pusat dalam pengembangan Sekolah Rakyat, termasuk pembangunan gedung permanen di kawasan Kota Baru yang ditargetkan rampung dan mulai digunakan pada tahun ajaran baru mendatang.

Pembangunan fasilitas permanen tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas layanan pendidikan serta menjadikan Sekolah Rakyat sebagai model pendidikan inklusif yang menjangkau masyarakat luas.

Kunjungan ini sekaligus menegaskan komitmen bersama antara pemerintah pusat dan daerah untuk memastikan pendidikan dapat diakses oleh seluruh anak bangsa tanpa terkecuali, sebagai fondasi menuju visi Indonesia Emas 2045.

Follow WhatsApp Channel ruangpena.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAFE Unila Luncurkan Lampung Policy Forum, Dorong Kebijakan Publik Berbasis Riset
Upah Pekerja Dipotong untuk APD, Proyek Revitalisasi SMK Nurul Huda Dipertanyakan
Jihan Nurlela Tegaskan Percepatan Penanggulangan TBC di Lampung
Buah Busuk Masuk Program MBG, Pengawasan SPPG Dipertanyakan
Kemendikdasmen Luncurkan Penjaringan Data Guru Belum Bersertifikat 2026, Ini Jadwal dan Mekanismenya
5 Pencuri Kabel Listrik Dibekuk di Lampung Selatan, Beraksi di 25 Lokasi dan Positif Narkoba
UKM Photography Blitz UIN Raden Intan Lampung Gelar Pameran “KAPERSA”, Tampilkan Karya Kreatif Angkatan XXI
Kabar Gembira! Yayasan Sendang Jati-Almubarok Tanggamus Buka Sekolah Gratis Total untuk SMP dan SMK
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 27 April 2026 - 11:44 WIB

Wagub Lampung dan Mensos Tinjau Sekolah Rakyat di Natar, Perkuat Akses Pendidikan Inklusif

Senin, 27 April 2026 - 11:34 WIB

KAFE Unila Luncurkan Lampung Policy Forum, Dorong Kebijakan Publik Berbasis Riset

Sabtu, 25 April 2026 - 00:24 WIB

Upah Pekerja Dipotong untuk APD, Proyek Revitalisasi SMK Nurul Huda Dipertanyakan

Sabtu, 25 April 2026 - 00:08 WIB

Jihan Nurlela Tegaskan Percepatan Penanggulangan TBC di Lampung

Kamis, 23 April 2026 - 16:45 WIB

Buah Busuk Masuk Program MBG, Pengawasan SPPG Dipertanyakan

Berita Terbaru

Kesehatan

Jihan Nurlela Tegaskan Percepatan Penanggulangan TBC di Lampung

Sabtu, 25 Apr 2026 - 00:08 WIB