KAI dan Kemenhub Percepat Penanganan Perlintasan Sebidang, 1.810 Titik Jadi Fokus

Selasa, 5 Mei 2026 - 17:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


Jakarta, Ruangpena.com — PT Kereta Api Indonesia (Persero) bersama Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA), Komite Nasional Keselamatan Transportasi, Danantara, dan BP BUMN menggelar Kick Off Meeting Penanganan Perlintasan Sebidang di Jakarta Railways Center, Selasa (5/5). Forum ini menjadi langkah strategis untuk mempercepat peningkatan keselamatan di perlintasan sebidang berisiko tinggi di berbagai wilayah Indonesia.

Berdasarkan data terkini, terdapat 3.674 perlintasan sebidang di seluruh Indonesia, dengan 1.810 titik menjadi prioritas penanganan. Dari jumlah tersebut, sebanyak 172 perlintasan akan ditutup karena kondisi terbatas, sementara 1.638 titik lainnya memerlukan peningkatan fasilitas keselamatan secara bertahap.

948 Korban dalam Tiga Tahun, 80 Persen di Perlintasan Tak Terjaga

Urgensi penanganan semakin kuat setelah tercatat 948 korban kecelakaan di perlintasan sebidang sepanjang 2023 hingga 2026. Sekitar 80 persen insiden terjadi di perlintasan yang belum memiliki penjagaan.

Direktur Jenderal Perkeretaapian Kemenhub, Allan Tandiono, menegaskan bahwa keselamatan merupakan prioritas utama dalam sistem transportasi nasional.

Baca Juga :  Tinjau Huntap di Aceh Utara, Wamenko Polkam : Negara Hadir Bantu Rakyat Aceh terdampak Bencana

“Tidak ada yang lebih berharga daripada nyawa manusia. Perlintasan sebidang adalah titik temu dua sistem transportasi dengan karakter berbeda. Jika tidak dikelola dengan baik, risikonya sangat tinggi,” ujarnya.

Menurutnya, penanganan perlintasan sebidang membutuhkan kolaborasi lintas sektor, mulai dari pemerintah pusat, daerah, operator, hingga masyarakat. Langkah yang ditempuh meliputi penutupan perlintasan berisiko tinggi, peningkatan sistem keselamatan, serta pembangunan perlintasan tidak sebidang dalam jangka panjang.

KAI Dorong Aksi Nyata di Lapangan

Direktur Utama KAI, Bobby Rasyidin, menyatakan bahwa pertemuan ini menjadi titik awal percepatan implementasi di lapangan sekaligus refleksi atas insiden yang terjadi sebelumnya.

“Kami menyampaikan duka cita atas kejadian pada 27 April 2026 yang menyebabkan 16 korban meninggal dunia dan 17 pelanggan masih dalam perawatan. Ini menjadi pengingat bahwa keselamatan adalah tanggung jawab bersama,” ujarnya.

Baca Juga :  Opini: Koperasi Desa Merah Putih Dibangun, Apa Kabar BumDes?

KAI akan memfokuskan langkah pada penutupan 172 perlintasan berisiko tinggi serta peningkatan penjagaan di ratusan titik lainnya. Selain itu, perusahaan juga memperkuat pengawasan dan edukasi kepada masyarakat.

“Pengalaman menunjukkan bahwa penjagaan perlintasan mampu menekan risiko kecelakaan secara signifikan. Karena itu, penjagaan, pengawasan, dan pemanfaatan teknologi harus berjalan beriringan,” tambah Bobby.

Perkuat Teknologi dan Kolaborasi

Dalam upaya meningkatkan keselamatan, KAI juga akan mengembangkan teknologi berbasis komunikasi dan GPS, serta sistem otomatisasi untuk mendukung pengendalian operasional yang lebih responsif terhadap potensi risiko.

Melalui forum ini, seluruh pemangku kepentingan sepakat memperkuat sinergi, mulai dari percepatan penutupan titik berisiko tinggi, peningkatan fasilitas keselamatan, hingga penguatan regulasi dan dukungan pendanaan.

“Keselamatan adalah prioritas yang harus dijaga setiap saat. Kami akan menjalankan setiap langkah secara disiplin dan berkelanjutan agar risiko di perlintasan dapat ditekan,” tutup Bobby.

Editor : Redaksi

Follow WhatsApp Channel ruangpena.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Lanjutkan Pendampingan Korban Insiden Stasiun Bekasi Timur, 84 Pelanggan Sudah Pulang
Kemenhub Serahkan Sertifikat Validasi Drone Kargo HY100, Tonggak Baru Penerbangan Nasional
Penumpang KA Pariaman Ekspres Tembus 140% Saat Libur Hari Buruh 2026, KAI Sumbar Layani 23 Ribu Pelanggan
Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana Raih Women’s Inspiration Award 2026 dari iNews Media Group
Penumpang KA Lembah Anai Melonjak 128 Persen, Bukti Kereta Makin Diminati di Sumbar
Libur Hari Buruh 2026, KAI Sumbar Sediakan 23.376 Kursi KA Lokal, Pariaman Ekspres Jadi Favorit
Perkuat Budaya K3, KAI Divre II Sumbar Targetkan Zero Accident dalam Operasional Kereta
KAI Dukung Investigasi KNKT, Fokus Perkuat Keselamatan Usai Insiden Kereta 27 April
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 5 Mei 2026 - 17:08 WIB

KAI dan Kemenhub Percepat Penanganan Perlintasan Sebidang, 1.810 Titik Jadi Fokus

Senin, 4 Mei 2026 - 14:13 WIB

Kemenhub Serahkan Sertifikat Validasi Drone Kargo HY100, Tonggak Baru Penerbangan Nasional

Senin, 4 Mei 2026 - 13:44 WIB

Penumpang KA Pariaman Ekspres Tembus 140% Saat Libur Hari Buruh 2026, KAI Sumbar Layani 23 Ribu Pelanggan

Jumat, 1 Mei 2026 - 13:43 WIB

Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana Raih Women’s Inspiration Award 2026 dari iNews Media Group

Kamis, 30 April 2026 - 19:27 WIB

Penumpang KA Lembah Anai Melonjak 128 Persen, Bukti Kereta Makin Diminati di Sumbar

Berita Terbaru