Kemenhub Serahkan Sertifikat Validasi Drone Kargo HY100, Tonggak Baru Penerbangan Nasional

Senin, 4 Mei 2026 - 14:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy


Tangerang, Ruangpena.com — Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Udara resmi menyerahkan Sertifikat Tipe Validasi (Validation Type Certificate/VTC) untuk pesawat udara tanpa awak (drone) kargo model HY100. Sertifikat tersebut diberikan kepada manufaktur asal Tiongkok, Ursa Aeronautical Technology Co. Ltd, sebagai bagian dari komitmen pemerintah dalam mendorong inovasi teknologi penerbangan di Indonesia.

Penyerahan sertifikat dilakukan oleh Kepala Subdirektorat Operasi Pesawat Udara, Capt. Reymon Palapa, yang mewakili Direktorat Kelaikudaraan dan Pengoperasian Pesawat Udara (DKPPU), kepada perwakilan perusahaan, Yuting Ping, dalam prosesi yang digelar di Tangerang, Rabu (29/4).

Direktur Kelaikudaraan dan Pengoperasian Pesawat Udara, Sokhib Al Rokhman, menegaskan bahwa penerbitan VTC untuk drone HY100 menjadi langkah strategis dalam pengembangan ekosistem penerbangan tanpa awak di Tanah Air.

“Seluruh proses sertifikasi dilakukan secara komprehensif, mulai dari evaluasi desain, uji sistem hingga uji terbang. Aspek keselamatan tetap menjadi prioritas utama kami. Kehadiran drone kargo skala besar ini membuka peluang baru dalam mendukung konektivitas dan distribusi logistik nasional,” ujar Sokhib.

Baca Juga :  Airlangga Hartarto: Indonesia Perkuat Kedaulatan Pangan, Energi, dan Transformasi Digital Hadapi Ketidakpastian Global

Sertifikasi Pertama Drone Kargo Besar

Penerbitan VTC ini menjadi pencapaian penting karena merupakan sertifikasi tipe validasi pertama untuk kategori large cargo drone di Indonesia. Sebelumnya, tim ahli kelaikudaraan Ditjen Perhubungan Udara telah melakukan proses validasi langsung di fasilitas Ursa Aeronautical Technology di Shihezi, Tiongkok, pada 3–15 Maret 2026.

Dalam misi tersebut, tim melakukan serangkaian evaluasi menyeluruh guna memastikan desain, spesifikasi, serta sistem operasional HY100 memenuhi standar keselamatan penerbangan nasional.

Kapasitas 1,9 Ton, Dorong Efisiensi Logistik

Drone kargo HY100 memiliki kapasitas angkut hingga 1,9 ton, menjadikannya salah satu solusi potensial untuk transformasi sektor logistik di Indonesia. Teknologi ini dinilai mampu mempercepat distribusi barang, menjangkau wilayah terpencil, serta meningkatkan efisiensi rantai pasok nasional.

Kehadiran drone kargo ini juga sejalan dengan pengembangan konsep Advanced Air Mobility (AAM) yang tengah didorong pemerintah sebagai masa depan transportasi udara berbasis teknologi.

Baca Juga :  Wali Kota Eva Dwiana Raih National Governance Awards 2026 di Jakarta

Operasional di Ruang Udara Terpisah

Sebagai tahap awal implementasi, operasional drone HY100 akan difokuskan pada ruang udara terpisah (segregated airspace). Langkah ini diambil untuk memastikan pengoperasian berjalan aman dan terkendali, tanpa mengganggu lalu lintas penerbangan komersial.

Ditjen Perhubungan Udara juga tengah menyiapkan regulasi lanjutan yang akan mengakomodasi karakteristik teknologi drone dan sistem mobilitas udara canggih secara lebih komprehensif.

“Kami memastikan setiap inovasi tetap berjalan dalam koridor keselamatan dan regulasi yang berlaku, sehingga dapat diimplementasikan secara optimal dan berkelanjutan,” tambah Sokhib.

Komitmen Kemenhub Kawal Inovasi

Kemenhub menegaskan akan terus mengawal perkembangan teknologi penerbangan, termasuk drone dan sistem mobilitas udara masa depan. Upaya ini diharapkan mampu memperkuat konektivitas nasional serta mendukung pertumbuhan ekonomi berbasis teknologi.

Editor : Redaksi

Sumber Berita: DIREKTORAT JENDERAL PERHUBUNGAN UDARA

Follow WhatsApp Channel ruangpena.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Airlangga Hartarto: Indonesia Perkuat Kedaulatan Pangan, Energi, dan Transformasi Digital Hadapi Ketidakpastian Global
Keakraban BI Lampung dan Insan Pers Menghangatkan Suasana Capacity Building Mitra di Lampung Selatan
KAI Divre II Sumbar dan Yayasan Abulyatama Gelar Muharam Fest, Berbagi Kebahagiaan Bersama 170 Anak Yatim
Wali Kota Eva Dwiana Hadiri Sidang Pleno dan Penutupan Rakernas XVIII APEKSI di Medan
Wali Kota Eva Dwiana Hadiri Festival Karnaval Nusantara pada Rakernas XVIII APEKSI di Medan
Arus Peti Kemas Tumbuh 7 Persen, Pelindo Sebut Aktivitas Ekonomi Nasional Makin Bergairah
Brata Jaya Academy Buka Pendaftaran Program Intensif Persiapan TNI, POLRI dan Sekolah Kedinasan 2026
Ardho Sebut UMKM dan Ekonomi Kerakyatan Jadi Kunci Kekuatan Indonesia Hadapi Krisis Dunia
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 12 Juli 2026 - 15:49 WIB

Airlangga Hartarto: Indonesia Perkuat Kedaulatan Pangan, Energi, dan Transformasi Digital Hadapi Ketidakpastian Global

Sabtu, 4 Juli 2026 - 12:09 WIB

KAI Divre II Sumbar dan Yayasan Abulyatama Gelar Muharam Fest, Berbagi Kebahagiaan Bersama 170 Anak Yatim

Jumat, 3 Juli 2026 - 12:24 WIB

Wali Kota Eva Dwiana Hadiri Sidang Pleno dan Penutupan Rakernas XVIII APEKSI di Medan

Jumat, 3 Juli 2026 - 12:19 WIB

Wali Kota Eva Dwiana Hadiri Festival Karnaval Nusantara pada Rakernas XVIII APEKSI di Medan

Jumat, 29 Mei 2026 - 10:26 WIB

Arus Peti Kemas Tumbuh 7 Persen, Pelindo Sebut Aktivitas Ekonomi Nasional Makin Bergairah

Berita Terbaru