Anak 12 Tahun yang Terseret Arus Sungai Balok Ditemukan Meninggal, Wali Kota Bandar Lampung Beri Santunan

Rabu, 11 Maret 2026 - 12:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


Bandar Lampung, Ruangpena.com – Seorang anak berusia 12 tahun, M. Dafi Prayoga, yang sempat terbawa arus Sungai Balok akhirnya ditemukan dalam keadaan meninggal dunia pada Selasa (10/3).

Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Balok, Kelurahan Garuntang, Kecamatan Bumi Waras, Kota Bandar Lampung.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban sekitar pukul 13.30 WIB pergi ke Sungai Balok untuk memancing ikan sekaligus berenang bersama sejumlah rekannya. Namun, derasnya arus sungai membuat korban tenggelam dan terbawa arus.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Setelah dilakukan pencarian, korban akhirnya ditemukan sekitar pukul 17.00 WIB dalam kondisi tidak bernyawa.

Peristiwa ini menyisakan duka mendalam bagi keluarga korban. Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, turut menyambangi rumah duka untuk menyampaikan belasungkawa secara langsung kepada keluarga.

Baca Juga :  Walikota Bandar Lampung Eva Dwiana Tinjau Saluran Irigasi di Tanjung Senang, Antisipasi Banjir Saat Musim Hujan

Dalam kesempatan tersebut, Eva Dwiana juga mengimbau para orang tua agar lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, terutama di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu.

“Kepada para orang tua, saya mengingatkan agar menjaga anak-anaknya, terlebih saat ini masih musim hujan dan kondisi cuaca sulit diprediksi,” ujarnya.

Ia berharap dengan adanya pengawasan dari orang tua, kejadian serupa tidak kembali terulang, terutama anak-anak yang bermain di sekitar aliran sungai saat arus sedang deras.

Sebagai bentuk kepedulian, Pemerintah Kota Bandar Lampung juga memberikan santunan sebesar Rp10 juta kepada keluarga korban untuk membantu pelaksanaan takziah.

“Kami memberikan santunan Rp10 juta kepada keluarga untuk membantu keperluan takziah,” kata Eva Dwiana.

Selain itu, ia juga telah menginstruksikan kepada jajaran RT, lurah hingga camat untuk meningkatkan kesiapsiagaan saat hujan turun. Mereka juga diminta bekerja sama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) guna membantu masyarakat apabila terjadi kondisi darurat.

Baca Juga :  Sumur Bor TMMD di Gunung Sari Hasilkan Air Bersih, Dukung Kesejahteraan Warga

Sementara itu, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Radin Inten II Lampung memprakirakan bahwa pada akhir Maret hingga April wilayah Lampung akan memasuki masa pancaroba atau peralihan dari musim hujan ke musim kemarau.

Pada periode ini, masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan karena potensi cuaca ekstrem dapat terjadi sewaktu-waktu.

BMKG memprediksi hujan lebat berdurasi singkat yang dapat disertai kilat, petir, dan angin kencang masih berpotensi terjadi pada waktu-waktu tertentu. Oleh karena itu, masyarakat diminta tetap berhati-hati dan menghindari aktivitas berisiko di sekitar aliran sungai saat hujan turun. (***)

Follow WhatsApp Channel ruangpena.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pembangunan KDMP Desa Kertosari Capai 5 Persen, Dorong Kemandirian Pangan Desa
Banjir Bandar Lampung Bukan Sekadar Bencana Alam, Akademisi Unila Soroti Tata Ruang dan Tanggung Jawab
Wagub Lampung dan Mensos Tinjau Sekolah Rakyat di Natar, Perkuat Akses Pendidikan Inklusif
KAFE Unila Luncurkan Lampung Policy Forum, Dorong Kebijakan Publik Berbasis Riset
Jihan Nurlela Tegaskan Percepatan Penanggulangan TBC di Lampung
Wali Kota Eva Dwiana Raih National Governance Awards 2026 di Jakarta
RT “Bodong” 3 Tahun di Campang Jaya, Dugaan Pembiaran Lurah Disorot
Polisi Pasang Banner Larangan Lawan Arus di Simpang Pasar Tugu Bandar Lampung
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 13:38 WIB

Pembangunan KDMP Desa Kertosari Capai 5 Persen, Dorong Kemandirian Pangan Desa

Senin, 27 April 2026 - 11:44 WIB

Wagub Lampung dan Mensos Tinjau Sekolah Rakyat di Natar, Perkuat Akses Pendidikan Inklusif

Senin, 27 April 2026 - 11:34 WIB

KAFE Unila Luncurkan Lampung Policy Forum, Dorong Kebijakan Publik Berbasis Riset

Sabtu, 25 April 2026 - 00:08 WIB

Jihan Nurlela Tegaskan Percepatan Penanggulangan TBC di Lampung

Sabtu, 25 April 2026 - 00:03 WIB

Wali Kota Eva Dwiana Raih National Governance Awards 2026 di Jakarta

Berita Terbaru