Lampung, Ruangpena.com – Politeknik Negeri Lampung (Polinela) terus memperkuat komitmennya dalam mewujudkan kampus berkelanjutan melalui pengelolaan lingkungan yang sesuai dengan prinsip konservasi dan regulasi pemerintah. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan menerima kunjungan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Mesuji Sekampung untuk melakukan peninjauan kelayakan Sungai Way Kandis yang melintasi kawasan kampus, Senin (13/7/2026).
Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah dalam pengelolaan sumber daya air sekaligus memastikan setiap pengembangan sarana dan prasarana kampus tetap memperhatikan aspek lingkungan dan tata kelola sungai.
Rombongan BBWS Mesuji Sekampung disambut langsung Direktur Politeknik Negeri Lampung, Dr. Dwi Puji Hartono, S.Pi., M.Si., didampingi Wakil Direktur Bidang Akademik Didik Kuswadi, S.T.P., M.Si., Wakil Direktur Bidang Keuangan dan Umum Iskandar Zulkarnain, S.T., M.T., serta Kepala Bagian Keuangan dan Umum Zahermanto, S.P., M.H.
Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak menggelar diskusi mengenai kondisi Sungai Way Kandis yang melintasi kawasan kampus. Tim BBWS Mesuji Sekampung menjelaskan bahwa peninjauan dilakukan untuk mengidentifikasi kondisi lapangan sebagai bahan evaluasi kelayakan sungai berdasarkan aspek teknis, hidrologi, serta fungsi kawasan.
Setelah sesi koordinasi, tim melanjutkan peninjauan lapangan ke sejumlah titik di sepanjang aliran Sungai Way Kandis. Observasi dilakukan terhadap kondisi fisik sungai, karakteristik aliran, kondisi sempadan sungai, hingga potensi faktor yang perlu mendapat perhatian dalam pengelolaan kawasan pada masa mendatang.
Direktur Polinela, Dr. Dwi Puji Hartono, mengapresiasi kunjungan tersebut sebagai bentuk kolaborasi nyata dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus mendukung pembangunan kampus yang berkelanjutan.
“Polinela menyambut baik kunjungan BBWS Mesuji Sekampung sebagai bagian dari upaya bersama untuk memastikan pengelolaan kawasan sungai di lingkungan kampus berjalan sesuai dengan kaidah teknis dan peraturan yang berlaku. Kami percaya kolaborasi seperti ini sangat penting dalam mendukung terciptanya lingkungan kampus yang aman, nyaman, tertata, dan berkelanjutan,” ujarnya.
Menurut Dwi Puji Hartono, keberadaan Sungai Way Kandis di lingkungan kampus tidak hanya berfungsi sebagai bagian dari sistem drainase dan tata air, tetapi juga merupakan aset lingkungan yang harus dijaga kelestariannya.
Karena itu, Polinela berkomitmen terus memperkuat koordinasi dengan BBWS Mesuji Sekampung dalam berbagai aspek pengelolaan sumber daya air. Langkah tersebut diharapkan mampu menghasilkan kebijakan dan strategi yang mendukung keberlanjutan lingkungan kampus sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat di sekitar kawasan sungai.
Peninjauan berlangsung lancar dan menjadi bagian dari upaya bersama dalam memastikan pembangunan infrastruktur kampus tetap sejalan dengan prinsip pembangunan berkelanjutan, mitigasi risiko lingkungan, serta pengelolaan sumber daya air yang efektif dan bertanggung jawab.
Sebagai perguruan tinggi vokasi, Polinela terus mendorong penerapan tata kelola lingkungan yang baik agar tidak hanya unggul di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, tetapi juga menjadi contoh kampus yang menerapkan konsep pembangunan berkelanjutan.
BBWS Mesuji Sekampung Tinjau Sungai Way Kandis di Polinela, Perkuat Tata Kelola Lingkungan Kampus Berkelanjutan. (***)
Editor : Redaksi














Komentar
Silakan login untuk berkomentar.