Babinsa Gerak Cepat, Kebakaran Gudang Rongsok di Bandar Lampung Padam dalam 10 Menit

Selasa, 14 Juli 2026 - 22:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kesigapan seorang Babinsa bersama warga berhasil mencegah kebakaran gudang rongsok di Kota Bandar Lampung meluas. Peristiwa yang terjadi di Jalan Singosari RT 18/LK II, Kelurahan Gedong Air, Kecamatan Tanjungkarang Barat, Selasa (14/7/2026)

Kesigapan seorang Babinsa bersama warga berhasil mencegah kebakaran gudang rongsok di Kota Bandar Lampung meluas. Peristiwa yang terjadi di Jalan Singosari RT 18/LK II, Kelurahan Gedong Air, Kecamatan Tanjungkarang Barat, Selasa (14/7/2026)


Bandar Lampung, Ruangpena.com – Kesigapan seorang Babinsa bersama warga berhasil mencegah kebakaran gudang rongsok di Kota Bandar Lampung meluas. Peristiwa yang terjadi di Jalan Singosari RT 18/LK II, Kelurahan Gedong Air, Kecamatan Tanjungkarang Barat, Selasa (14/7/2026) malam, berhasil dipadamkan hanya dalam waktu sekitar 10 menit tanpa menimbulkan korban jiwa.

Gudang rongsok milik Sugianto (43), seorang aparatur sipil negara (ASN) di Dinas Lingkungan Hidup, terbakar sekitar pukul 18.30 WIB. Dugaan sementara, api berasal dari korsleting listrik di dalam bangunan yang dipenuhi material mudah terbakar.

Kejadian pertama kali diketahui oleh Rido Sandi (25), warga yang tinggal tepat di seberang gudang.

“Saya sedang makan malam, tiba-tiba terdengar suara ledakan dari gudang. Saat keluar rumah, api sudah membesar,” ujar Rido.

Melihat kobaran api, Rido langsung berteriak meminta pertolongan. Warga sekitar pun berdatangan membawa ember dan peralatan seadanya untuk membantu memadamkan api.

Di tengah kepanikan warga, Babinsa Kelurahan Gedong Air, Serka Mari Untung, yang sedang melakukan patroli wilayah langsung menuju lokasi. Ia segera mengambil alih koordinasi pemadaman dengan mengarahkan warga membentuk rantai bantuan.

Baca Juga :  Alzier Dianis Thabranie Desak Evaluasi Total Usai Kematian Gajah Sumatera Indra di Way Kambas

“Tarik selang ke depan, bapak-bapak ambil ember, ibu-ibu siapkan air,” seru Serka Mari Untung saat memimpin proses pemadaman.

Arahan tersebut membuat warga yang semula panik menjadi lebih terorganisasi. Sebagian menarik selang air, sementara lainnya mengambil air dari sumur warga secara bergantian.

Berkat gotong royong dan koordinasi yang cepat, kobaran api berhasil dijinakkan dalam waktu sekitar 10 menit sebelum menjalar ke bangunan lain di sekitar lokasi.

Tak lama berselang, dua unit mobil pemadam kebakaran dari Kecamatan Tanjungkarang Barat tiba di lokasi untuk melakukan pendinginan dan memastikan tidak ada lagi titik api yang berpotensi memicu kebakaran susulan.

Kerugian Diperkirakan Capai Rp2 Juta

Akibat insiden tersebut, gudang rongsok mengalami kerusakan pada bagian bangunan dan sejumlah barang bekas yang tersimpan di dalamnya.

Pemilik gudang, Sugianto, memperkirakan kerugian material berkisar antara Rp1 juta hingga Rp2 juta.

Baca Juga :  Pansus DPRD Bandar Lampung Soroti Penghapusan Aset dan Tunjangan Ganda ASN dalam Temuan BPK

“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa. Terima kasih kepada Babinsa dan seluruh warga yang telah membantu memadamkan api,” kata Sugianto.

Dugaan Penyebab Kebakaran

Berdasarkan pemeriksaan awal di lokasi, kebakaran diduga dipicu oleh korsleting listrik. Meski demikian, aparat masih melakukan pendataan dan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kebakaran.

Selama proses penanganan, hadir pula Lurah Gedong Air, Bhabinkamtibmas, petugas pemadam kebakaran, Ketua RT, serta anggota Linmas yang turut membantu pengamanan lokasi.

Warga Apresiasi Kesigapan Babinsa

Respons cepat Serka Mari Untung mendapat apresiasi dari warga sekitar. Mereka menilai kehadiran Babinsa menjadi faktor penting yang membuat proses pemadaman berlangsung cepat dan terkoordinasi.

“Pak Babinsa sangat sigap. Begitu mengetahui ada kebakaran, beliau langsung datang dan memimpin warga. Kami jadi lebih tenang dan tahu apa yang harus dilakukan,” ujar salah seorang warga.

Hingga Selasa malam, kondisi di lokasi telah kembali kondusif. Aparat kepolisian bersama pihak kelurahan masih melakukan pendataan atas dampak kebakaran tersebut.

Editor : Redaksi

Follow WhatsApp Channel ruangpena.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Babinsa Koramil 410-02/TBS Gotong Royong Bersama Warga Cor Jalan di Pinang Jaya, Perkuat Kemanunggalan TNI-Rakyat
Pansus DPRD Bandar Lampung Soroti Penghapusan Aset dan Tunjangan Ganda ASN dalam Temuan BPK
BBWS Mesuji Sekampung Tinjau Sungai Way Kandis di Polinela, Perkuat Tata Kelola Lingkungan Kampus Berkelanjutan
Polinela Latih Warga Labuhan Ratu Olah Sampah Jadi Kompos dan Kembangkan Urban Farming, Dukung Ketahanan Pangan Keluarga
Alzier Dianis Thabranie Desak Evaluasi Total Usai Kematian Gajah Sumatera Indra di Way Kambas
Kadis Pendidikan Bandar Lampung Tinjau Rumah Siswa SMPN 22 yang Ludes Terbakar, Pastikan Pendidikan Korban Tetap Berjalan
Pelindo Regional 2 Panjang Tanam 250 Pohon, Perkuat Komitmen Dekarbonisasi dan Pelabuhan Hijau
Hari Kedua TMMD ke-129, TNI dan Warga Kebut Pembangunan Infrastruktur di Kelurahan Pinang Jaya
Berita ini 12 kali dibaca

Komentar

Berita Terkait

Selasa, 14 Juli 2026 - 22:40 WIB

Babinsa Gerak Cepat, Kebakaran Gudang Rongsok di Bandar Lampung Padam dalam 10 Menit

Selasa, 14 Juli 2026 - 14:44 WIB

Pansus DPRD Bandar Lampung Soroti Penghapusan Aset dan Tunjangan Ganda ASN dalam Temuan BPK

Selasa, 14 Juli 2026 - 09:55 WIB

BBWS Mesuji Sekampung Tinjau Sungai Way Kandis di Polinela, Perkuat Tata Kelola Lingkungan Kampus Berkelanjutan

Senin, 13 Juli 2026 - 14:20 WIB

Polinela Latih Warga Labuhan Ratu Olah Sampah Jadi Kompos dan Kembangkan Urban Farming, Dukung Ketahanan Pangan Keluarga

Minggu, 12 Juli 2026 - 13:59 WIB

Alzier Dianis Thabranie Desak Evaluasi Total Usai Kematian Gajah Sumatera Indra di Way Kambas

Berita Terbaru