Lampung Selatan, Ruangpena.com – Memasuki hari keempat pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Pelajaran 2026/2027, SMAN 1 Tanjungsari, Kabupaten Lampung Selatan, menghadirkan materi yang relevan dengan tantangan era digital. Sebanyak 216 peserta didik baru mendapatkan pembelajaran tentang Sopan Santun Bermedia Sosial dan Jejak Digital sebagai bekal menjadi generasi yang cerdas dan bertanggung jawab dalam memanfaatkan teknologi.
Kegiatan yang berlangsung di SMAN 1 Tanjungsari, Jalan Raya Wonodadi, Dusun IV, Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Lampung Selatan, itu menghadirkan Pemimpin Perusahaan Ruangpena.com, Yudi Pratama, sebagai narasumber.
Dalam pemaparannya, Yudi Pratama mengajak para siswa memahami pentingnya membangun budaya digital yang sehat, mulai dari etika saat berkomunikasi di media sosial, mengenali jejak digital, hingga bijak dalam membagikan informasi di internet.
Menurutnya, setiap unggahan, komentar, maupun aktivitas di dunia maya akan meninggalkan rekam jejak yang dapat berdampak terhadap masa depan seseorang.
“Media sosial bukan hanya tempat untuk berinteraksi, tetapi juga menjadi cerminan karakter seseorang. Apa yang kita unggah hari ini bisa menjadi penilaian di masa depan, baik saat melanjutkan pendidikan maupun memasuki dunia kerja. Karena itu, gunakan media sosial dengan bijak, santun, dan bertanggung jawab,” ujar Yudi Pratama di hadapan para peserta MPLS, Kamis, (16/07/2026).

Siswa Antusias Berdiskusi
Suasana pembelajaran berlangsung interaktif. Para siswa terlihat aktif mengajukan pertanyaan, berdiskusi, hingga berbagi pengalaman mengenai penggunaan media sosial dalam kehidupan sehari-hari.
Salah seorang peserta MPLS, Kiki, mengaku senang karena mendapatkan materi yang dinilai sangat dekat dengan kehidupan pelajar saat ini.
“Materinya sangat menarik karena kami jadi tahu kalau jejak digital itu tidak bisa dihapus begitu saja. Saya juga belajar bagaimana menggunakan media sosial dengan sopan agar tidak merugikan diri sendiri maupun orang lain,” ungkap Kiki.
Melalui sesi diskusi tersebut, para siswa juga diajak memahami bahaya penyebaran hoaks, cyberbullying, ujaran kebencian, serta pentingnya menjaga privasi di dunia digital.
Kepala Sekolah: Bekal Penting bagi Generasi Digital
Kepala Sekolah SMAN 1 Tanjungsari, Mei Linawati, S.Pd., M.M., mengatakan pembelajaran mengenai etika bermedia sosial menjadi salah satu materi penting dalam pelaksanaan MPLS tahun ini.
Menurutnya, sekolah tidak hanya bertugas membentuk kemampuan akademik siswa, tetapi juga membangun karakter, moral, dan literasi digital agar peserta didik mampu menghadapi perkembangan teknologi secara bijaksana.
“Kami ingin peserta didik baru memahami bahwa penggunaan media sosial harus dilakukan secara bertanggung jawab. Di era digital seperti sekarang, karakter yang baik harus tercermin, baik di dunia nyata maupun di dunia maya. Melalui materi ini kami berharap para siswa memiliki kesadaran untuk menjaga etika, menghargai sesama, serta memahami bahwa setiap aktivitas digital akan meninggalkan jejak yang dapat memengaruhi masa depan mereka,” ujar Mei Linawati.
Ia juga mengapresiasi kehadiran narasumber dari Ruangpena.com yang telah memberikan wawasan baru kepada para peserta didik.
“Kami berharap materi seperti ini dapat menjadi bekal bagi siswa agar mampu menjadi generasi yang cerdas secara digital, kritis dalam menerima informasi, serta bijak menggunakan media sosial,” tambahnya.
MPLS Tak Sekadar Perkenalan Lingkungan Sekolah
Pelaksanaan MPLS di SMAN 1 Tanjungsari tahun ini tidak hanya berisi pengenalan lingkungan sekolah, tata tertib, maupun budaya belajar, tetapi juga memperkuat pendidikan karakter melalui literasi digital.
Sekolah berharap pembelajaran tersebut dapat membentuk generasi muda yang tidak hanya berprestasi secara akademik, tetapi juga memiliki etika, tanggung jawab, serta kesadaran dalam memanfaatkan teknologi informasi.
Dengan bekal tersebut, para peserta didik diharapkan mampu menjadi pelajar yang adaptif terhadap perkembangan zaman tanpa mengabaikan nilai-nilai sopan santun, integritas, dan tanggung jawab sebagai warga digital.
Editor : Redaksi















Komentar
Silakan login untuk berkomentar.