Gunung Dukono Erupsi, Lima Pendaki Luka-Luka dan Dua Wisatawan Diduga Meninggal

Jumat, 8 Mei 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Dok. ISTIMEWA

Dok. ISTIMEWA


Maluku, Ruangpena.com – Erupsi Gunung Dukono di Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara, pada Jumat (8/5/2026), menyebabkan sedikitnya lima pendaki mengalami luka-luka. Saat ini, tim gabungan masih melakukan proses pendataan dan evakuasi di lokasi terdampak.

Tim gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) terus melakukan penyisiran di kawasan gunung untuk mengevakuasi pendaki yang berada di area saat aktivitas vulkanik meningkat.

Berdasarkan laporan Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), erupsi terjadi pada pukul 07.41 WIT.

Kolom Abu Capai 10 Kilometer

Data dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menunjukkan Gunung Dukono yang berstatus Level II atau Waspada mengalami peningkatan aktivitas sejak 29 Maret 2026.

Aktivitas visual dan kegempaan tercatat cukup tinggi dengan rata-rata mencapai 95 kejadian erupsi.

Baca Juga :  Keberanian Membangun Indonesia Emas 2045: Mengapa reformasi besar harus dinilai dari dampak jangka panjangnya, bukan dari tantangan di tahap awal

Hasil pengamatan memperlihatkan kolom abu berwarna putih, kelabu hingga hitam dengan intensitas tebal dan tinggi mencapai sekitar 10.000 meter di atas puncak gunung.

Erupsi juga disertai dentuman lemah hingga kuat. Aktivitas kegempaan terekam pada sismogram dengan amplitudo maksimum 34 mm dan durasi 967,56 detik.

Pendataan dan Evakuasi Terus Dilakukan

Dampak erupsi terpantau di wilayah Kecamatan Galela, khususnya Desa Mamunya. Hingga kini, BPBD Kabupaten Halmahera Utara bersama BPBD Provinsi Maluku Utara masih melakukan pendataan lanjutan terhadap masyarakat maupun pendaki di sekitar kawasan terdampak.

Sebagai langkah penanganan darurat, BPBD Halmahera Utara telah mendirikan Posko Tanggap Darurat Bencana Terpadu dan berkoordinasi dengan berbagai unsur, termasuk Pos Pantau Gunung Dukono, tenaga medis, TNI/Polri, serta relawan setempat.

Baca Juga :  Fazzio Sunset Blue Hybrid x Alkateri, Motor Limited Edition Buat Nyempurnain Look Retro-Future Lo

Tim SAR gabungan juga terus melakukan penyisiran di area pendakian untuk mengevakuasi pendaki yang mengalami situasi darurat akibat aktivitas vulkanik.

Dua Wisatawan Diduga Meninggal

Berdasarkan hasil koordinasi sementara lintas instansi, termasuk Basarnas, terdapat laporan adanya dua wisatawan yang diduga meninggal dunia akibat insiden di kawasan Gunung Dukono.

Namun, informasi tersebut masih dalam proses verifikasi lebih lanjut oleh Basarnas dan pihak terkait.

Pemerintah juga tengah mendalami dugaan adanya aktivitas pendakian meskipun kawasan wisata Gunung Dukono sebelumnya telah ditutup.

Imbauan BNPB

BNPB mengimbau masyarakat, wisatawan, dan pendaki untuk tetap waspada serta mematuhi seluruh arahan resmi pemerintah daerah dan petugas PVMBG.

Masyarakat di sekitar gunung diminta tidak beraktivitas dalam radius berbahaya yang telah direkomendasikan otoritas terkait serta menggunakan masker apabila terjadi hujan abu vulkanik.

Berita Terkait

Dari Energi hingga Pendidikan, Waskita Beton Precast Perkuat Fondasi Infrastruktur Strategis di Berbagai Wilayah Indonesia
Anteraja Investasi Pada Generasi AI Indonesia Lewat NextGen AI Academy
“HUT ke-81 RI, PAM JAYA Rayakan Kebersamaan dan Dukung Penyerahan Ambulans untuk Masyarakat Suku Baduy”
Hadiri Rilis Publikasi Statistik Perumahan Tahun 2026, BP Tapera Dukung Pemenuhan Hunian Berdasarkan Data BPS
Pelindo Tanam 600 Pohon di Coastal Area Karimun, Dorong Kawasan Hijau dan Berkelanjutan
KAI Daop 2 Bandung, Percantik Stasiun dan KA dengan Ornamen Kemerdekaan
Keberanian Membangun Indonesia Emas 2045: Mengapa reformasi besar harus dinilai dari dampak jangka panjangnya, bukan dari tantangan di tahap awal
Sambut HUT ke-81 RI, Maxim Siapkan 81 Mobil Berhias Kepulauan Indonesia, Ada Perjalanan Gratis
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 14:59

Dari Energi hingga Pendidikan, Waskita Beton Precast Perkuat Fondasi Infrastruktur Strategis di Berbagai Wilayah Indonesia

Jumat, 21 Agustus 2026 - 12:43

Anteraja Investasi Pada Generasi AI Indonesia Lewat NextGen AI Academy

Jumat, 21 Agustus 2026 - 08:55

“HUT ke-81 RI, PAM JAYA Rayakan Kebersamaan dan Dukung Penyerahan Ambulans untuk Masyarakat Suku Baduy”

Selasa, 18 Agustus 2026 - 15:34

Hadiri Rilis Publikasi Statistik Perumahan Tahun 2026, BP Tapera Dukung Pemenuhan Hunian Berdasarkan Data BPS

Minggu, 16 Agustus 2026 - 22:30

Pelindo Tanam 600 Pohon di Coastal Area Karimun, Dorong Kawasan Hijau dan Berkelanjutan

Berita Terbaru