Gunung Dukono Erupsi, Lima Pendaki Luka-Luka dan Dua Wisatawan Diduga Meninggal

Jumat, 8 Mei 2026 - 14:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Dok. ISTIMEWA

Dok. ISTIMEWA


Maluku, Ruangpena.com – Erupsi Gunung Dukono di Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara, pada Jumat (8/5/2026), menyebabkan sedikitnya lima pendaki mengalami luka-luka. Saat ini, tim gabungan masih melakukan proses pendataan dan evakuasi di lokasi terdampak.

Tim gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) terus melakukan penyisiran di kawasan gunung untuk mengevakuasi pendaki yang berada di area saat aktivitas vulkanik meningkat.

Berdasarkan laporan Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), erupsi terjadi pada pukul 07.41 WIT.

Kolom Abu Capai 10 Kilometer

Data dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menunjukkan Gunung Dukono yang berstatus Level II atau Waspada mengalami peningkatan aktivitas sejak 29 Maret 2026.

Aktivitas visual dan kegempaan tercatat cukup tinggi dengan rata-rata mencapai 95 kejadian erupsi.

Baca Juga :  Lurah Kupang Kota Bantah Perintahkan Pungutan Bantuan Beras dan Minyak Goreng

Hasil pengamatan memperlihatkan kolom abu berwarna putih, kelabu hingga hitam dengan intensitas tebal dan tinggi mencapai sekitar 10.000 meter di atas puncak gunung.

Erupsi juga disertai dentuman lemah hingga kuat. Aktivitas kegempaan terekam pada sismogram dengan amplitudo maksimum 34 mm dan durasi 967,56 detik.

Pendataan dan Evakuasi Terus Dilakukan

Dampak erupsi terpantau di wilayah Kecamatan Galela, khususnya Desa Mamunya. Hingga kini, BPBD Kabupaten Halmahera Utara bersama BPBD Provinsi Maluku Utara masih melakukan pendataan lanjutan terhadap masyarakat maupun pendaki di sekitar kawasan terdampak.

Sebagai langkah penanganan darurat, BPBD Halmahera Utara telah mendirikan Posko Tanggap Darurat Bencana Terpadu dan berkoordinasi dengan berbagai unsur, termasuk Pos Pantau Gunung Dukono, tenaga medis, TNI/Polri, serta relawan setempat.

Baca Juga :  Anggota Ditintelkam Polda Lampung Gugur Ditembak Diduga Pelaku Curanmor di Bandar Lampung

Tim SAR gabungan juga terus melakukan penyisiran di area pendakian untuk mengevakuasi pendaki yang mengalami situasi darurat akibat aktivitas vulkanik.

Dua Wisatawan Diduga Meninggal

Berdasarkan hasil koordinasi sementara lintas instansi, termasuk Basarnas, terdapat laporan adanya dua wisatawan yang diduga meninggal dunia akibat insiden di kawasan Gunung Dukono.

Namun, informasi tersebut masih dalam proses verifikasi lebih lanjut oleh Basarnas dan pihak terkait.

Pemerintah juga tengah mendalami dugaan adanya aktivitas pendakian meskipun kawasan wisata Gunung Dukono sebelumnya telah ditutup.

Imbauan BNPB

BNPB mengimbau masyarakat, wisatawan, dan pendaki untuk tetap waspada serta mematuhi seluruh arahan resmi pemerintah daerah dan petugas PVMBG.

Masyarakat di sekitar gunung diminta tidak beraktivitas dalam radius berbahaya yang telah direkomendasikan otoritas terkait serta menggunakan masker apabila terjadi hujan abu vulkanik.

Follow WhatsApp Channel ruangpena.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polisi Bubarkan Balap Liar di Tanjung Bintang, Ciptakan Situasi Kamtibmas yang Kondusif
Arus Peti Kemas Tumbuh 7 Persen, Pelindo Sebut Aktivitas Ekonomi Nasional Makin Bergairah
Jalan Umum Dijadikan Arena Drag Race, Warga Pertanyakan Legalitas hingga Keselamatan Pengguna Jalan
Lurah Kupang Kota Bantah Perintahkan Pungutan Bantuan Beras dan Minyak Goreng
Sengketa Tanah Yayasan Azzahra Bandar Lampung Memanas, Pihak Terlapor Bungkam Saat Dikonfirmasi
Brata Jaya Academy Buka Pendaftaran Program Intensif Persiapan TNI, POLRI dan Sekolah Kedinasan 2026
Balap Liar di Perbatasan Lampung Selatan-Bandar Lampung Makan Korban, Warga Keluhkan Minim Penindakan
Dukung Instruksi Tegas Kapolda Lampung, DPD Arun: Begal Sudah Sangat Meresahkan Masyarakat
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 7 Juni 2026 - 18:59 WIB

Polisi Bubarkan Balap Liar di Tanjung Bintang, Ciptakan Situasi Kamtibmas yang Kondusif

Jumat, 29 Mei 2026 - 10:26 WIB

Arus Peti Kemas Tumbuh 7 Persen, Pelindo Sebut Aktivitas Ekonomi Nasional Makin Bergairah

Kamis, 28 Mei 2026 - 23:13 WIB

Jalan Umum Dijadikan Arena Drag Race, Warga Pertanyakan Legalitas hingga Keselamatan Pengguna Jalan

Rabu, 27 Mei 2026 - 21:02 WIB

Lurah Kupang Kota Bantah Perintahkan Pungutan Bantuan Beras dan Minyak Goreng

Sabtu, 23 Mei 2026 - 21:39 WIB

Sengketa Tanah Yayasan Azzahra Bandar Lampung Memanas, Pihak Terlapor Bungkam Saat Dikonfirmasi

Berita Terbaru