Hadapi Lonjakan Perantau ke Ranah Minang, Menhub Dudy dan Gubernur Sumbar Perkuat Sinergi Angkutan Lebaran 2026

Kamis, 26 Februari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy


Padang, Ruangpena.com – Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi melakukan rapat koordinasi serta memperkuat sinergi bersama Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah beserta jajaran Pemerintah Daerah (Pemda) Sumatera Barat di Padang, Kamis (26/2).

Menhub Dudy menyampaikan sejumlah kebutuhan dukungan yang perlu diberikan Pemda Sumatera Barat guna menghadapi lonjakan perantau yang kembali ke ranah Minang pada angkutan lebaran 2026.

Menhub Dudy melihat daerah Sumatera Barat memiliki karakteristik pergerakan yang khas pada masa Angkutan Lebaran. “Sumatera Barat dikenal sebagai daerah dengan jumlah perantau yang besar, sehingga setiap menjelang hari raya Idul Fitri, terjadi arus kedatangan yang signifikan dari berbagai daerah di Indonesia menuju kampung halaman di ranah minang,” ungkapnya.

Menhub menyebut penyelenggaraan Angkutan Lebaran 2026 di Sumatera Barat menuntut kesiapan yang matang, responsif, dan terintegrasi. Sinergi yang kuat antara Kementerian Perhubungan, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, TNI, POLRI, dan seluruh pemangku kepentingan, termasuk masyarakat menjadi elemen penentu dalam mengelola arus mudik dan balik secara efektif.

Berdasarkan Survei Potensi Pergerakan Angkutan Lebaran 2026, akan ada 1,88 juta masyarakat Sumatera Barat yang melakukan pergerakan selama masa Angkutan Lebaran 2026. Dari sisi tujuan, arus pergerakan terbesar mengarah ke Jawa Tengah, sedangkan menuju Sumatera Barat sebesar 5,36 juta orang.

Baca Juga :  Babinsa Segalamider Pimpin Gotong Royong Bersihkan Rumah Warga Rusak Akibat Hujan Deras

Oleh karena itu, kesiapan berbagai simpul transportasi utamanya bandara dan terminal perlu dipersiapkan sebaik-baiknya. Secara keseluruhan, kebutuhan dukungan yang diperlukan meliputi penyiapan posko, tempat istirahat, antisipasi kepadatan,penyediaan informasi, pemantauan daerah rawan bencana serta pengaturan dan rekayasa lalu lintas.

“Kami harap Pemda Sumatera Barat bersama dengan stakeholder terkait dapat melakukan posko pelayanan dan monitoring Angkutan Lebaran, memastikan kesiapan armada (ramp check) dan simpul transportasi, serta melakukan pemeriksanaan kendaraan (pengemudi),” lanjut Menhub.

Menhub juga mendorong adanya konsolidasi pelaksanaan mudik gratis melalui integrasi data, jadwal, dan rute agar layanan tepat sasaran dan keterisian optimal, serta penyediaan feeder untuk membantu para pemudik menuju lokasi keberangkatan mudik gratis.

Untuk mengantisipasi lonjakan pergerakan masyarakat, Kementerian Perhubungen mengajak pemerintah daerah serta Kepolisian RI untuk mengoptimalkan masjid dan Unit Pelaksana Penimbangan Kendaraan Bermotor (UPPKB) sebagai tempat istirahat (rest area). Untuk itu diperlukan sejumlah fasilitas seperti parkir gratis dan aman, toilet–sanitasi memadai, air bersih, penerangan, pos kesehatan ringan, serta signage dan pengaturan lalu lintas terpadu.

Baca Juga :  Sumur Bor TMMD di Gunung Sari Hasilkan Air Bersih, Dukung Kesejahteraan Warga

Sementara rekayasa lalu lintas perlu dilakukan secara kondisional, diantaranya apabila terdapat hambatan seperti bencana longsor dan banjir. Di titik-titik rawan kemacetan dan keramaian perlu disediakan petugas keamanan, kesiapan jalur alternatif, serta penanganan perlintasan sebidang antara jalan dan jalur kereta.

Apabila jalan terletak di daerah rawan banjir dan longsor, maka pemerintah daerah diharapkan menyiapkan pos-pos mitigasi, khususnya pada jalur yang dilewati pemudik serta mengimplementasikan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di daerah rawan bencana hidrometeorologi.

Di samping itu, Menhub mengajak Pemerintah Pusat, Pemda dan Kepolisian untuk memberi perhatian lebih pada area pasar tumpah dan lokasi wisata, khususnya pada pengaturan area parkir sehinggaidak menimbulkan kepadatan. Hal ini mengingat adanya potensi peningkatan pembeli di pasar menjelang Idul Fitri serta potensi peningkatan kunjungan ke tempat wisata setelah hari Idul Fitri (H+1 dan H+2).

Turut hadir dalam kegiatan ini Direktur Jenderal Perhubungan Darat Aan Suhanan, Direktur Jenderal Perhubungan Laut Muhammad Masyhud, Direktur Jenderal Perhubungan Udara Lukman F. Laisa, dan Direktur Jenderal Perkeretaapian Allan Tandiono.

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Perkuat Sinergi dengan Kejari Bukittinggi, Perkokoh Tata Kelola Perusahaan dan Perlindungan Aset
KAI Divre II Sumbar Salurkan Bantuan TJSL di Sawahlunto, Dukung Penyandang Disabilitas dan Revitalisasi Lapangan Sekolah
Wawako Padang Motivasi Pensiunan Tetap Produktif via Program Bank Mantap
Kemendagri Dorong Pemda Tindak Lanjuti Program Cek Kesehatan Gratis, BSKDN Gelar Forum Strategis Nasional
KAI Divre II Sumbar Perkuat Budaya Keselamatan Perlintasan Kereta Api, Gencarkan Edukasi hingga Salurkan Bantuan TJSL
KAI Divre II Sumbar Perkuat Layanan Ramah Perempuan, Anak, dan Disabilitas, Hadirkan Transportasi Publik yang Aman dan Inklusif
Kepercayaan Masyarakat Meningkat, KAI Divre II Sumbar Layani 205 Ribu Penumpang Selama Libur Sekolah 2026
Barang Tertinggal di Kereta? Jangan Khawatir, KAI Divre II Sumbar Siap Membantu
Berita ini 31 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 21:47

KAI Divre II Sumbar Perkuat Sinergi dengan Kejari Bukittinggi, Perkokoh Tata Kelola Perusahaan dan Perlindungan Aset

Sabtu, 25 Juli 2026 - 14:25

KAI Divre II Sumbar Salurkan Bantuan TJSL di Sawahlunto, Dukung Penyandang Disabilitas dan Revitalisasi Lapangan Sekolah

Rabu, 22 Juli 2026 - 12:27

Wawako Padang Motivasi Pensiunan Tetap Produktif via Program Bank Mantap

Jumat, 17 Juli 2026 - 15:37

Kemendagri Dorong Pemda Tindak Lanjuti Program Cek Kesehatan Gratis, BSKDN Gelar Forum Strategis Nasional

Kamis, 16 Juli 2026 - 19:38

KAI Divre II Sumbar Perkuat Budaya Keselamatan Perlintasan Kereta Api, Gencarkan Edukasi hingga Salurkan Bantuan TJSL

Berita Terbaru

Cara Memilih Obat Diare Kucing yang Aman dan Efektif

Bisnis

Cara Memilih Obat Diare Kucing yang Aman dan Efektif

Senin, 27 Jul 2026 - 14:46