BPBD Jakarta Selatan Perkuat Kesiapsiagaan Bencana melalui Simulasi BCM BRI Region 6

Minggu, 19 Juli 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Peserta mengikuti simulasi Business Continuity Management yang digelar melalui kolaborasi BPBD Jakarta Selatan, BRI Region 6, dan Operational Risk Group Kantor Pusat BRI.

Peserta mengikuti simulasi Business Continuity Management yang digelar melalui kolaborasi BPBD Jakarta Selatan, BRI Region 6, dan Operational Risk Group Kantor Pusat BRI.


Jakarta, Ruangpena.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jakarta Selatan mendukung penguatan kesiapsiagaan menghadapi bencana dan situasi darurat melalui simulasi Business Continuity Management (BCM) di lingkungan BRI Region 6.

Kegiatan tersebut diselenggarakan melalui kolaborasi BPBD Jakarta Selatan, BRI Region 6, dan Operational Risk Group Kantor Pusat BRI. Simulasi diikuti oleh petugas penunjang operasional dan logistik dari sejumlah unit kerja yang berada di bawah supervisi BRI Region 6.

Simulasi BCM dirancang untuk meningkatkan pemahaman serta kemampuan peserta dalam menghadapi berbagai kondisi darurat yang berpotensi mengganggu kegiatan operasional perusahaan. Peserta mendapatkan pembekalan mengenai mitigasi risiko, prosedur tanggap darurat, koordinasi penanganan insiden, hingga tahapan pemulihan operasional setelah terjadinya bencana.

Baca Juga :  Djony Bunarto Tjondro: Astra Terus Salurkan Dukungan Kemanusiaan bagi Masyarakat Terdampak Bencana di Sumatra

Latihan dilakukan menggunakan skenario yang menyerupai kondisi nyata agar peserta dapat memahami peran, tanggung jawab, dan prosedur yang harus dijalankan ketika menghadapi situasi krisis. Pendekatan tersebut juga bertujuan menguji kesiapan koordinasi antarunit kerja dalam mengambil keputusan secara cepat dan terukur.

BPBD Jakarta Selatan menilai kesiapsiagaan bencana tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah. Dunia usaha juga memiliki peran penting dalam membangun sistem operasional yang tangguh, adaptif, dan berkelanjutan.

Penerapan Business Continuity Management menjadi salah satu langkah strategis untuk memastikan layanan dan aktivitas organisasi tetap dapat berjalan atau segera dipulihkan ketika terjadi gangguan akibat bencana, kegagalan sistem, maupun kondisi darurat lainnya.

Dalam kegiatan tersebut, BPBD Jakarta Selatan memberikan edukasi dan pendampingan mengenai prosedur penanganan keadaan darurat, mekanisme evakuasi, mitigasi risiko, serta penguatan koordinasi antarunit kerja.

Baca Juga :  Wamenkomdigi Nezar Patria: Generasi Muda Harus Kuasai Teknologi dan Kebijakan Publik

Pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh melalui simulasi diharapkan dapat diterapkan oleh peserta di lingkungan kerja masing-masing. Dengan demikian, kesiapsiagaan tidak hanya berhenti pada pelaksanaan pelatihan, tetapi berkembang menjadi budaya kerja yang dipahami dan dijalankan secara konsisten.

BPBD Jakarta Selatan juga mengapresiasi langkah BRI Region 6 dan Operational Risk Group Kantor Pusat BRI yang menempatkan mitigasi risiko serta keberlangsungan operasional sebagai bagian penting dalam pengelolaan organisasi.

Kolaborasi antara pemerintah dan sektor perbankan tersebut diharapkan dapat memperkuat ketahanan organisasi sekaligus menjadi contoh sinergi dalam menghadapi potensi bencana dan berbagai gangguan operasional.

Penulis : Tim Redaksi Ruangpena.com

Editor : Vritimes

Berita Terkait

IWO Kecam Pernyataan Hotman Paris kepada Wartawan, Minta Maaf Terbuka atas Dugaan Pelecehan Profesi
KAI Logistik Kenalkan Operasional Logistik Berbasis Kereta Api kepada Komunitas Edan Sepur Jakarta
Rakernas IndoCEISS 2026 Digelar di BINUS Malang, Bahas Strategi Penguatan Pendidikan Informatika
Top Up EA Sports untuk Mendukung Pengembangan Tim dan Pemain
Arus Bongkar Muat Pelabuhan Gresik Tembus 2,29 Juta Ton, Pelindo Multi Terminal Catat Pertumbuhan 18,7 Persen pada Semester I 2026
BPR KS Gebrak Pasar Finansial Digital: Luncurkan SmartGrow dan SmartLoan Melalui Pengalaman Sinematik di Bandung
Bittime Raih Izin Perdagangan Futures Pertama di Era Pengawasan Kripto OJK
PT JUP Melakukan Perawatan IPA Hutan Kota, Pelanggan Diimbau Menyiapkan Cadangan Air Selama Pasokan Terganggu
Berita ini 3 kali dibaca

Komentar

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 11:26

IWO Kecam Pernyataan Hotman Paris kepada Wartawan, Minta Maaf Terbuka atas Dugaan Pelecehan Profesi

Minggu, 19 Juli 2026 - 18:54

KAI Logistik Kenalkan Operasional Logistik Berbasis Kereta Api kepada Komunitas Edan Sepur Jakarta

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:44

BPBD Jakarta Selatan Perkuat Kesiapsiagaan Bencana melalui Simulasi BCM BRI Region 6

Sabtu, 18 Juli 2026 - 20:39

Rakernas IndoCEISS 2026 Digelar di BINUS Malang, Bahas Strategi Penguatan Pendidikan Informatika

Sabtu, 18 Juli 2026 - 13:11

Arus Bongkar Muat Pelabuhan Gresik Tembus 2,29 Juta Ton, Pelindo Multi Terminal Catat Pertumbuhan 18,7 Persen pada Semester I 2026

Berita Terbaru