Wamenkomdigi Nezar Patria: Generasi Muda Harus Kuasai Teknologi dan Kebijakan Publik

Selasa, 28 April 2026 - 12:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wamenkomdigi Nezar Patria menjadi narasumber dalam Kunjungan Youth Parliamentary DPR RI 2026, di Kantor Kementerian Komdigi, Jakarta Pusat, Senin (27/04/2026). Foto: Pey HS/Komdigi

Wamenkomdigi Nezar Patria menjadi narasumber dalam Kunjungan Youth Parliamentary DPR RI 2026, di Kantor Kementerian Komdigi, Jakarta Pusat, Senin (27/04/2026). Foto: Pey HS/Komdigi


Jakarta, Ruangpena.com — Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Nezar Patria menegaskan bahwa generasi muda tidak cukup hanya memahami teknologi, tetapi juga harus mampu merumuskan kebijakan publik untuk mengarahkan perkembangan teknologi, termasuk kecerdasan artifisial di Indonesia.

Hal itu disampaikan Nezar saat bertemu peserta Youth Parliamentary 2026 di Kantor Kementerian Komunikasi dan Digital, Jakarta Pusat, Senin (27/04/2026), sebagaimana disampaikan dalam siaran pers resmi.

Menurutnya, simulasi sidang parlemen yang diikuti para peserta bukan sekadar forum diskusi, melainkan ruang pembelajaran untuk memahami proses perumusan kebijakan yang berdampak langsung bagi masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ketika Anda melakukan simulasi sidang di parlemen, Anda membahas satu hal yang paling penting, yaitu kebijakan publik,” ujarnya.

Baca Juga :  DJKA Uji Coba Skybridge Stasiun Bandung untuk Penumpang KA Feeder Whoosh Jelang Angkutan Lebaran 2026

Ia menegaskan bahwa proses tersebut harus berlanjut hingga tahap penyusunan regulasi terhadap berbagai persoalan strategis bangsa.

“Apa yang Anda lakukan nanti di parlemen adalah membahas persoalan strategis, lalu merumuskan regulasinya,” lanjutnya.

Kebijakan Jadi Kunci Arah Teknologi

Nezar Patria menilai, di tengah pesatnya perkembangan teknologi, kebijakan publik memegang peran penting dalam menentukan arah pemanfaatan inovasi.

Menurutnya, regulasi yang tepat tidak hanya menjaga agar inovasi tetap berkembang, tetapi juga mampu menciptakan peluang ekonomi baru.

“Kebijakan harus mampu mendorong inovasi sekaligus membuka lapangan kerja baru,” katanya.

Generasi Muda Hadapi Era Otomatisasi

Nezar juga mengingatkan bahwa generasi muda akan menghadapi perubahan besar akibat otomatisasi dan perkembangan teknologi baru (emerging technology).

Baca Juga :  The Latest News in R&B Music: A Look at Super Bowl Performances, New Albums, Rising Stars, and Tribute to Aaliyah

Ia menilai saat ini Indonesia masih berada pada tahap awal dalam banyak aspek pengembangan teknologi, sehingga membutuhkan kesiapan sumber daya manusia yang mumpuni.

“Kita masih berada pada tahap awal dalam berbagai hal, termasuk teknologi yang sedang berkembang,” ujarnya.

Dalam konteks tersebut, kemampuan memahami sekaligus merumuskan kebijakan teknologi menjadi faktor kunci agar Indonesia tidak tertinggal.

“Kebijakan di bidang teknologi membutuhkan pemahaman luas agar regulasi yang dihasilkan tepat dan strategis,” tegasnya.

Jangan Jadi ‘Budak Teknologi’

Di akhir arahannya, Nezar berpesan agar generasi muda mengambil peran aktif dalam mengendalikan teknologi, bukan justru dikendalikan olehnya.

“Kita harus jadi tuannya, jangan sampai menjadi budaknya,” tandasnya.

Editor : Redaksi

Follow WhatsApp Channel ruangpena.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Prabowo Perintahkan Investigasi dan Perbaikan Perlintasan Kereta, Setujui Flyover di Bekasi
Presiden Prabowo Jenguk Korban Tabrakan Kereta di Bekasi, Perintahkan Evaluasi Keselamatan
Wali Kota Eva Dwiana Raih National Governance Awards 2026 di Jakarta
Kemendikdasmen Luncurkan Penjaringan Data Guru Belum Bersertifikat 2026, Ini Jadwal dan Mekanismenya
Indonesia Dorong Penguatan Kerja Sama ASEAN di Isu Hutan dan Perubahan Iklim
Kemenkes Wajibkan Label “Nutri Level” pada Minuman Manis, Ini Aturannya
Meutya Hafid: Konektivitas Digital Harus Berdampak Nyata bagi Sekolah dan Puskesmas
Menkomdigi Meutya Hafid: Peran Jurnalis Senior Kunci Jaga Kualitas di Era Digital
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 12:42 WIB

Wamenkomdigi Nezar Patria: Generasi Muda Harus Kuasai Teknologi dan Kebijakan Publik

Selasa, 28 April 2026 - 10:38 WIB

Prabowo Perintahkan Investigasi dan Perbaikan Perlintasan Kereta, Setujui Flyover di Bekasi

Selasa, 28 April 2026 - 10:28 WIB

Presiden Prabowo Jenguk Korban Tabrakan Kereta di Bekasi, Perintahkan Evaluasi Keselamatan

Sabtu, 25 April 2026 - 00:03 WIB

Wali Kota Eva Dwiana Raih National Governance Awards 2026 di Jakarta

Kamis, 23 April 2026 - 12:52 WIB

Kemendikdasmen Luncurkan Penjaringan Data Guru Belum Bersertifikat 2026, Ini Jadwal dan Mekanismenya

Berita Terbaru