Padang, Ruangpena.com – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat (KAI Divre II Sumbar) mencatat lonjakan jumlah pelanggan selama masa libur sekolah 2026. Sepanjang periode 20 Juni hingga 12 Juli 2026, sebanyak 205.464 pelanggan menggunakan layanan kereta api di wilayah operasional KAI Divre II Sumbar.
Angka tersebut meningkat 22,92 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun 2025 yang hanya mencapai 167.147 pelanggan. Peningkatan ini menunjukkan semakin tingginya kepercayaan masyarakat terhadap kereta api sebagai moda transportasi yang aman, nyaman, tepat waktu, dan ekonomis.
Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab, mengatakan peningkatan jumlah pelanggan menjadi indikator bahwa masyarakat semakin menjadikan kereta api sebagai pilihan utama, khususnya saat momentum libur sekolah.
“Momentum libur sekolah tahun ini dimanfaatkan masyarakat untuk bepergian bersama keluarga menggunakan kereta api karena dinilai aman, nyaman, tepat waktu, dan terjangkau. Peningkatan jumlah pelanggan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus menghadirkan pelayanan terbaik kepada seluruh masyarakat,” ujar Reza.
Menurutnya, capaian tersebut merupakan hasil dari komitmen seluruh insan KAI dalam menjaga keselamatan perjalanan, meningkatkan kualitas pelayanan, serta memberikan pengalaman perjalanan yang nyaman bagi pelanggan.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah mempercayakan perjalanan mereka kepada KAI. Kepercayaan ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas layanan,” tambahnya.
Stasiun Padang Jadi Titik Keberangkatan Tersibuk
Selama masa libur sekolah, Stasiun Padang menjadi stasiun keberangkatan dengan jumlah pelanggan terbanyak, yakni 56.451 orang.
Disusul oleh:
- Stasiun Pariaman: 40.453 pelanggan
- Stasiun Air Tawar: 19.244 pelanggan
- Stasiun Bandara Internasional Minangkabau (BIM): 14.015 pelanggan
- Stasiun Lubuk Alung: 10.493 pelanggan
Sementara itu, untuk kedatangan penumpang, lima stasiun dengan volume pelanggan tertinggi meliputi:
- Stasiun Padang: 55.705 pelanggan
- Stasiun Pariaman: 42.644 pelanggan
- Stasiun Air Tawar: 17.461 pelanggan
- Stasiun Bandara Internasional Minangkabau (BIM): 14.946 pelanggan
- Stasiun Naras: 10.636 pelanggan
Data tersebut menunjukkan tingginya mobilitas masyarakat menuju berbagai destinasi wisata, pusat ekonomi, hingga kawasan pesisir di Sumatera Barat yang terhubung melalui layanan kereta api.
Dukung Pariwisata dan Ekonomi Daerah
Selain menjadi sarana transportasi yang efisien, meningkatnya jumlah pelanggan juga menunjukkan peran strategis kereta api dalam mendukung pertumbuhan sektor pariwisata dan perekonomian daerah.
Akses yang mudah, tarif yang terjangkau, serta ketepatan waktu menjadikan kereta api sebagai pilihan favorit masyarakat untuk menikmati liburan bersama keluarga.
Salah seorang pelanggan KA Pariaman Ekspres, Rina (34), warga Kota Padang, mengaku rutin menggunakan kereta api setiap kali mengisi waktu liburan.
“Perjalanannya nyaman, bersih, tepat waktu, dan anak-anak juga senang naik kereta. Selain harganya terjangkau, kami tidak perlu khawatir terjebak kemacetan sehingga liburan menjadi lebih menyenangkan,” katanya.
KAI Imbau Penumpang Rencanakan Perjalanan Lebih Awal
KAI Divre II Sumbar mengimbau masyarakat agar merencanakan perjalanan dengan baik, datang lebih awal ke stasiun, serta mematuhi seluruh ketentuan yang berlaku demi kenyamanan dan keselamatan bersama.
Untuk memudahkan pelanggan, pembelian tiket melalui aplikasi Access by KAI dapat dilakukan mulai H-7 sebelum keberangkatan.
Selain itu, KAI juga tetap menyediakan layanan go-show di loket stasiun yang dibuka tiga jam sebelum jadwal keberangkatan, selama tiket masih tersedia.
“Terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah memilih kereta api sebagai moda transportasi selama libur sekolah. KAI Divre II Sumbar akan terus berkomitmen menghadirkan layanan yang semakin aman, nyaman, andal, dan berorientasi pada kepuasan pelanggan,” tutup Reza.
Dengan tren peningkatan jumlah pelanggan yang terus berlanjut, KAI Divre II Sumbar optimistis kereta api akan semakin menjadi moda transportasi andalan masyarakat Sumatera Barat sekaligus berkontribusi terhadap pertumbuhan sektor transportasi, pariwisata, dan ekonomi daerah.
Editor : Redaksi














Komentar
Silakan login untuk berkomentar.