Bandar Lampung, Ruangpena.com – Hujan deras yang mengguyur wilayah Bandar Lampung mengakibatkan bencana tanah longsor yang menimpa sebuah Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA) di Kelurahan Sukadanaham, Sabtu (28/3/2026) malam.
Peristiwa yang terjadi di Jalan Kebersihan, RT 02 LK 3, Kecamatan Tanjung Karang Pusat itu menyebabkan talut sepanjang sekitar 10 meter longsor dan menimpa bangunan majelis pengajian/TPA hingga mengakibatkan dinding bagian samping roboh. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kerugian material ditaksir mencapai Rp15 juta.
Babinsa Kelurahan Sukadanaham, Giarto, menjadi salah satu pihak yang pertama tiba di lokasi setelah menerima laporan kejadian. Ia langsung melakukan monitoring sekaligus memastikan penanganan awal berjalan dengan aman dan tertib.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kami memastikan keselamatan warga menjadi prioritas utama. Alhamdulillah tidak ada korban jiwa. Saat ini fokus kami pada penanganan darurat dan pembersihan material longsor,” ujar Giarto di lokasi.
Dalam penanganan kejadian tersebut, Babinsa berperan aktif mengoordinasikan berbagai pihak, mulai dari aparatur kelurahan hingga instansi terkait seperti Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), serta melibatkan tokoh masyarakat dan warga setempat.
Berkat koordinasi cepat di lapangan, tim BPBD yang tiba di lokasi langsung melakukan asesmen awal terhadap dampak longsor. Sementara itu, proses pembersihan lanjutan dijadwalkan dilakukan keesokan harinya dengan melibatkan unsur pemerintah kelurahan dan gotong royong warga.
Lurah Sukadanaham yang turut hadir di lokasi mengapresiasi langkah cepat Babinsa dalam menangani situasi darurat tersebut.
“Babinsa kami selalu sigap dan menjadi yang pertama hadir di setiap kejadian. Kehadirannya sangat membantu koordinasi di lapangan,” ujarnya.
Kegiatan penanganan yang dimulai sejak pukul 19.00 WIB berlangsung dalam kondisi aman dan kondusif. Kehadiran aparat kewilayahan dinilai mampu memberikan rasa aman bagi masyarakat terdampak sekaligus memastikan seluruh proses berjalan terkoordinasi.
Sementara itu, pihak Koramil 410-05/TKP juga mengapresiasi kinerja anggotanya yang dinilai cepat tanggap dalam membantu masyarakat.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana, khususnya di musim hujan. Di sisi lain, sinergi antara aparat dan warga dinilai menjadi kunci dalam mempercepat penanganan serta meminimalisir dampak yang ditimbulkan.









