Padang, Ruangpena.com – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat (KAI Divre II Sumbar) memperkuat komitmennya dalam menciptakan lingkungan kerja yang bersih dari penyalahgunaan narkotika. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan Sosialisasi Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) yang dirangkaikan dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sumatera Barat.
Kegiatan yang berlangsung pada Selasa (28/7) di Ruang Rapat Buya Hamka, Kantor KAI Divre II Sumbar itu menjadi langkah strategis dalam memperkuat budaya kerja yang sehat, profesional, dan berintegritas sekaligus mendukung keselamatan operasional perkeretaapian.
Acara dihadiri Kepala KAI Divre II Sumbar Lutfi Wijaya, Kepala BNN Provinsi Sumatera Barat Toton Rasyid, S.H., M.H., jajaran manajemen KAI Divre II Sumbar, pejabat BNN Sumbar, serta para pekerja KAI.
KAI Tegaskan Komitmen Dukung Program P4GN
Kepala KAI Divre II Sumbar, Lutfi Wijaya, menegaskan bahwa kualitas sumber daya manusia menjadi faktor utama dalam menjamin keselamatan dan keandalan layanan transportasi kereta api. Karena itu, upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika menjadi bagian penting dalam penerapan tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance/GCG) serta budaya keselamatan kerja.
“Kerja sama ini merupakan bentuk komitmen KAI Divre II Sumbar dalam mendukung program nasional P4GN. Kami ingin memastikan setiap insan KAI memiliki pemahaman yang kuat mengenai bahaya narkotika serta mampu menjadi agen pencegahan di lingkungan kerja maupun di tengah masyarakat. Dengan SDM yang sehat dan berintegritas, kami dapat terus menghadirkan layanan transportasi yang selamat, aman, nyaman, dan andal,” ujar Lutfi.
Menurutnya, lingkungan kerja yang bebas narkoba merupakan fondasi penting dalam menjaga profesionalisme sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
BNN Sumbar Ingatkan Bahaya Narkotika
Dalam kesempatan tersebut, Kepala BNN Provinsi Sumatera Barat, Toton Rasyid, S.H., M.H., memberikan edukasi mengenai ancaman penyalahgunaan narkotika, dampaknya terhadap kesehatan, kehidupan sosial, hingga produktivitas kerja.
Ia menekankan bahwa perang melawan narkoba memerlukan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, termasuk dunia usaha, agar upaya pencegahan dan pemberantasan dapat berjalan secara efektif.
Sesi sosialisasi berlangsung interaktif melalui diskusi dan tanya jawab. Para peserta memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memperdalam pemahaman mengenai strategi pencegahan penyalahgunaan narkotika di lingkungan kerja.
Teken PKS untuk Perkuat Pencegahan Narkoba
Sebagai bentuk penguatan kolaborasi, KAI Divre II Sumbar dan BNN Provinsi Sumatera Barat menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) tentang Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika.
Kesepakatan tersebut menjadi dasar pelaksanaan berbagai program bersama, mulai dari edukasi, sosialisasi, deteksi dini, hingga langkah-langkah preventif lainnya guna mendukung implementasi Program P4GN secara berkelanjutan di lingkungan perusahaan.
Keselamatan Operasional Berawal dari SDM Berkualitas
Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab, mengatakan kolaborasi dengan BNN menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam memperkuat budaya keselamatan dan integritas seluruh pekerja.
Menurutnya, keberhasilan operasional kereta api tidak hanya bergantung pada keandalan sarana dan prasarana, tetapi juga kualitas sumber daya manusia yang menjalankannya.
“Keselamatan operasional tidak hanya ditentukan oleh keandalan sarana dan prasarana, tetapi juga oleh kualitas sumber daya manusia yang menjalankan operasional tersebut. Karena itu, KAI Divre II Sumbar akan terus memperkuat sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk BNN, guna memastikan seluruh pekerja terbebas dari penyalahgunaan narkotika sehingga mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” jelas Reza.
Melalui kerja sama ini, KAI Divre II Sumbar menegaskan komitmennya untuk terus mendukung Program P4GN sekaligus membangun lingkungan kerja yang profesional, berintegritas, dan bebas narkoba. Sinergi dengan BNN Provinsi Sumatera Barat diharapkan semakin memperkuat budaya pencegahan, meningkatkan kesadaran seluruh pekerja, serta mendukung keselamatan operasional perkeretaapian secara berkelanjutan.














Komentar
Silakan login untuk berkomentar.