Pembangunan Jembatan Karang Sari–Fajar Baru Disorot, LSM GPAN Minta Evaluasi Teknis

Minggu, 19 April 2026 - 12:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy


Lampung Selatan, Ruangpena.com – Pembangunan jembatan penghubung Desa Karang Sari dan Desa Fajar Baru, Kecamatan Jati Agung, menuai sorotan dari masyarakat. Ketua Gerakan Pemantau Aset Negara, Eddy Saputra Sitorus, mengkritisi aspek teknis dan perencanaan proyek tersebut.

Kepada awak media, Sabtu (18/04/2026), Eddy menegaskan bahwa secara prinsip, konstruksi jembatan di atas sungai tidak boleh menghambat aliran air.

“Jika terjadi peluapan air dan debit meningkat, maka dapat menimbulkan banjir di permukiman sekitar. Arus yang tertahan juga berpotensi menyebabkan gerusan pada fondasi dan bisa berujung pada kerusakan struktur,” ujarnya.

Ia meminta agar proyek tersebut dievaluasi secara menyeluruh. Bahkan, menurutnya, jika ditemukan pelanggaran terhadap kaidah teknis konstruksi, pembangunan perlu ditinjau ulang.

Baca Juga :  Momentum Hari Kartini, BNNK Lampung Selatan Tekankan Peran Ibu Cegah Penyalahgunaan Narkoba

“Jika terbukti tidak sesuai standar, seharusnya dibongkar dan dibangun kembali sesuai ketentuan teknis yang benar,” tegasnya.

Eddy juga menekankan pentingnya perencanaan infrastruktur yang melibatkan tim multidisiplin, mulai dari ahli konstruksi sipil, mekanika tanah, arsitektur, hingga perencanaan wilayah, guna memastikan bangunan tidak hanya kuat, tetapi juga aman dan berkelanjutan.

Sementara itu, upaya konfirmasi telah dilakukan awak media ke lokasi proyek pada Jumat (18/04/2026). Namun, pekerja di lapangan menyatakan tidak memiliki kewenangan untuk memberikan keterangan resmi.

Baca Juga :  Babinsa dan Warga Gotong Royong Bersihkan Gedung KDKMP di Gedung Agung

Hingga berita ini diturunkan pada Minggu (19/04/2026), redaksi masih menunggu tanggapan dari pihak pelaksana proyek, konsultan perencana, maupun Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Lampung Selatan sebagai instansi teknis terkait.

Konfirmasi juga tengah dilakukan kepada pemerintah desa setempat untuk mengetahui urgensi pembangunan serta pandangan masyarakat terhadap proyek tersebut.

Jembatan Karang Sari–Fajar Baru merupakan infrastruktur penting yang diharapkan dapat memperlancar mobilitas warga, distribusi hasil pertanian, serta akses pendidikan di dua wilayah tersebut.

Namun demikian, sorotan dari LSM GPAN menekankan pentingnya aspek keselamatan dan keberlanjutan konstruksi, terutama menjelang musim penghujan.

Penulis : Ruangpena.com

Editor : Yudi Pratama

Follow WhatsApp Channel ruangpena.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polisi Bubarkan Balap Liar di Tanjung Bintang, Ciptakan Situasi Kamtibmas yang Kondusif
Jalan Umum Dijadikan Arena Drag Race, Warga Pertanyakan Legalitas hingga Keselamatan Pengguna Jalan
Lurah Kupang Kota Bantah Perintahkan Pungutan Bantuan Beras dan Minyak Goreng
Sengketa Tanah Yayasan Azzahra Bandar Lampung Memanas, Pihak Terlapor Bungkam Saat Dikonfirmasi
Balap Liar di Perbatasan Lampung Selatan-Bandar Lampung Makan Korban, Warga Keluhkan Minim Penindakan
Dukung Instruksi Tegas Kapolda Lampung, DPD Arun: Begal Sudah Sangat Meresahkan Masyarakat
Diduga Masih Layani Pengecoran BBM Subsidi, SPBU di Bandar Lampung Jadi Sorotan Warga
Dugaan Penyimpangan Data Sarpras Sekolah Mencuat, Audit Diminta Segera Dilakukan
Berita ini 29 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 7 Juni 2026 - 18:59 WIB

Polisi Bubarkan Balap Liar di Tanjung Bintang, Ciptakan Situasi Kamtibmas yang Kondusif

Rabu, 27 Mei 2026 - 21:02 WIB

Lurah Kupang Kota Bantah Perintahkan Pungutan Bantuan Beras dan Minyak Goreng

Sabtu, 23 Mei 2026 - 21:39 WIB

Sengketa Tanah Yayasan Azzahra Bandar Lampung Memanas, Pihak Terlapor Bungkam Saat Dikonfirmasi

Sabtu, 23 Mei 2026 - 13:21 WIB

Balap Liar di Perbatasan Lampung Selatan-Bandar Lampung Makan Korban, Warga Keluhkan Minim Penindakan

Jumat, 22 Mei 2026 - 09:47 WIB

Dukung Instruksi Tegas Kapolda Lampung, DPD Arun: Begal Sudah Sangat Meresahkan Masyarakat

Berita Terbaru