Ombudsman Lampung Pantau Kesiapan Layanan Kesehatan di Bandar Lampung Selama Mudik Lebaran 2026

Selasa, 10 Maret 2026 - 17:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy


Bandar Lampung, Ruangpena.com – Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Provinsi Lampung memantau kesiapan pelayanan kesehatan di Bandar Lampung guna memastikan layanan tetap tersedia bagi masyarakat selama arus mudik dan arus balik Lebaran 2026.

Pemantauan tersebut dilakukan melalui koordinasi langsung dengan Dinas Kesehatan Kota Bandar Lampung pada Selasa (10/3/2026) di Kantor Dinas Kesehatan setempat.

Kepala Keasistenan Pencegahan Maladministrasi Ombudsman Lampung, Dodik Hermanto, menjelaskan bahwa tim Ombudsman telah berkoordinasi dengan Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandar Lampung untuk memastikan kesiapan pelayanan kesehatan selama periode mudik yang juga terintegrasi dalam Operasi Ketupat yang dilaksanakan oleh Kepolisian.

“Pelayanan kesehatan kegawatdaruratan di puskesmas dan RSUD tetap buka selama masa mudik Lebaran. Selain itu, pelayanan kesehatan juga akan diberikan di sembilan posko mudik Lebaran dengan melibatkan tim gabungan,” kata Dodik.

Menurutnya, pelayanan kesehatan di lapangan akan diberikan untuk memastikan masyarakat tetap mendapatkan layanan medis secara optimal selama periode perjalanan mudik.

Dodik mengungkapkan, berbagai persiapan telah dilakukan oleh Dinas Kesehatan untuk mendukung kelancaran pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Persiapan tersebut mencakup penyiapan tenaga kesehatan, fasilitas pelayanan, hingga koordinasi lintas instansi agar setiap pos pelayanan dapat beroperasi dengan baik selama masa arus mudik dan arus balik.

Baca Juga :  Safari Ramadhan di Merbau Mataram, Pererat Silaturahmi dan Hadirkan Layanan Kesehatan

“Telah disiapkan sembilan posko yang terdiri dari dua posko keamanan dan tujuh posko pelayanan kesehatan. Pada setiap posko akan ditempatkan tenaga medis yang terdiri dari dokter, perawat, bidan, serta pengemudi ambulans dari puskesmas,” ujarnya.

Untuk menjaga kesiapsiagaan selama 24 jam, setiap posko pelayanan kesehatan akan dibagi menjadi dua shift, yakni shift pagi dan shift malam.

Adapun sembilan posko tersebut akan ditempatkan di sejumlah titik strategis di Kota Bandar Lampung, di antaranya Sukamaju, Panjang, Kemiling, Hajimena, Ramayana, dan ITERA, serta beberapa titik lainnya yang menjadi jalur mobilitas utama masyarakat.

Penempatan posko ini bertujuan untuk memberikan akses pelayanan kesehatan yang cepat bagi para pemudik maupun masyarakat yang membutuhkan pertolongan medis selama perjalanan.

Baca Juga :  Polsek Gunung Labuhan Amankan Diduga Pelaku Penipuan dan Penggelapan di Bengkulu Tengah

Lebih lanjut Dodik menjelaskan, pelaksanaan layanan kesehatan tersebut juga mengacu pada surat edaran dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia terkait kesiapan layanan kesehatan selama mudik Lebaran 2026.

Menindaklanjuti hal tersebut, Dinas Kesehatan Kota Bandar Lampung telah berkoordinasi dengan 20 rumah sakit swasta dan rumah sakit umum, serta sejumlah puskesmas yang memiliki fasilitas Instalasi Gawat Darurat (IGD) agar menyiapkan layanan kegawatdaruratan secara optimal.

“Seluruh persiapan teknis telah dilakukan dan tahap selanjutnya adalah penyusunan Surat Perintah Tugas (SPT) bagi petugas yang akan terlibat di lapangan. Operasi pelayanan ini direncanakan berlangsung mulai 14 Maret hingga 25 Maret 2026,” jelasnya.

Melalui langkah koordinasi ini, Ombudsman Lampung berharap pemerintah daerah dapat memberikan pelayanan kesehatan yang optimal selama masa mudik Lebaran sehingga masyarakat dapat melakukan perjalanan dengan aman dan nyaman.

Apabila masyarakat mengalami keluhan terkait pelayanan kesehatan, pengaduan dapat disampaikan melalui WhatsApp pengaduan Ombudsman Lampung di nomor 0811-9803-737. (Red)

Follow WhatsApp Channel ruangpena.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPP Apklindo Lampung dan MCMI Perkuat Sinergi, Gelar Bersih-Bersih Masjid Peringati HUT Apklindo ke-41
Mufakat Agung BPBR Desak Negara Beri Hak Kelola Hutan Adat, Masyarakat Tak Ingin Terus Jadi Penonton di Tanah Sendiri
Masyarakat Ogan di Lampung Bentuk PAOI, H. Nuryadin Terpilih sebagai Ketua Umum
Jalan Umum Dijadikan Arena Drag Race, Warga Pertanyakan Legalitas hingga Keselamatan Pengguna Jalan
Diduga Masih Layani Pengecoran BBM Subsidi, SPBU di Bandar Lampung Jadi Sorotan Warga
Ardho Sebut UMKM dan Ekonomi Kerakyatan Jadi Kunci Kekuatan Indonesia Hadapi Krisis Dunia
PJS Lampung Gelar Musda II, Perkuat Konsolidasi Menuju Konstituen Dewan Pers
BI Lampung Resmi Buka LaSEF 2026, Perkuat Ekonomi Syariah dan UMKM Halal di Lampung
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 16:53 WIB

DPP Apklindo Lampung dan MCMI Perkuat Sinergi, Gelar Bersih-Bersih Masjid Peringati HUT Apklindo ke-41

Minggu, 31 Mei 2026 - 21:10 WIB

Mufakat Agung BPBR Desak Negara Beri Hak Kelola Hutan Adat, Masyarakat Tak Ingin Terus Jadi Penonton di Tanah Sendiri

Sabtu, 30 Mei 2026 - 20:42 WIB

Masyarakat Ogan di Lampung Bentuk PAOI, H. Nuryadin Terpilih sebagai Ketua Umum

Kamis, 28 Mei 2026 - 23:13 WIB

Jalan Umum Dijadikan Arena Drag Race, Warga Pertanyakan Legalitas hingga Keselamatan Pengguna Jalan

Kamis, 21 Mei 2026 - 16:46 WIB

Diduga Masih Layani Pengecoran BBM Subsidi, SPBU di Bandar Lampung Jadi Sorotan Warga

Berita Terbaru