Bandar Lampung, Ruangpena.com – Politeknik Negeri Lampung (Polinela) terus memperkuat perannya dalam mendukung transformasi digital pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Melalui skema penelitian terapan yang didanai DIPA Politeknik Negeri Lampung Tahun Anggaran 2026, Polinela menggelar pelatihan bertajuk “Penerapan Sistem Cloud Accounting dan Pengaruhnya terhadap Efisiensi Operasional UMKM di Kota Bandar Lampung.”
Pelatihan tersebut diikuti puluhan pelaku UMKM dari berbagai sektor usaha di Kota Bandar Lampung. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan literasi digital pelaku usaha, khususnya dalam pengelolaan keuangan berbasis teknologi melalui penerapan cloud accounting yang dinilai mampu mempercepat proses administrasi, meningkatkan akurasi pencatatan, dan mendorong efisiensi operasional.
Bekali UMKM Kelola Keuangan Secara Digital
Selama pelatihan, peserta mendapatkan materi mulai dari konsep dasar cloud accounting, manfaat sistem akuntansi berbasis cloud, teknik pencatatan transaksi keuangan, penyusunan laporan keuangan secara otomatis, hingga analisis data keuangan sebagai dasar pengambilan keputusan bisnis.
Tidak hanya teori, peserta juga mengikuti sesi praktik langsung menggunakan aplikasi cloud accounting sehingga dapat memahami penerapan sistem secara nyata dalam aktivitas usaha sehari-hari.
Melalui praktik tersebut, tim peneliti juga akan mengkaji dampak penggunaan cloud accounting terhadap efisiensi biaya operasional UMKM sebagai bagian dari penelitian terapan yang sedang dilaksanakan.
Tim Peneliti Libatkan Dosen dan Mahasiswa Polinela
Penelitian ini dilaksanakan oleh tim dosen Program Studi Akuntansi Perpajakan Politeknik Negeri Lampung yang terdiri dari:
- Destia Pentiana, S.E., M.Si. (Ketua Peneliti)
- Damayanti, S.E., M.M., Akt., CA., BKP.
- Fitri Mareta, S.Pd., M.Sc.
- Izza Maulida Santoso, S.E., M.Ak., ACPA.
Penelitian juga melibatkan mahasiswa Polinela sebagai bagian dari implementasi pembelajaran berbasis riset, yaitu:
- Elsa Aprilia
- Alfareza
Keterlibatan mahasiswa diharapkan mampu memperkuat kompetensi akademik sekaligus memberikan pengalaman langsung dalam pelaksanaan penelitian terapan yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Cloud Accounting Tingkatkan Efisiensi dan Akurasi
Ketua Tim Peneliti, Destia Pentiana, S.E., M.Si., menjelaskan bahwa penerapan cloud accounting memberikan berbagai manfaat strategis bagi UMKM, terutama dalam meningkatkan efisiensi pengelolaan keuangan.
Menurutnya, sistem berbasis cloud memungkinkan pelaku usaha mengakses data keuangan kapan saja dan dari mana saja, mengurangi risiko kehilangan data, meningkatkan akurasi pencatatan transaksi, serta mempercepat proses penyusunan laporan keuangan.
Selain itu, seluruh data keuangan dapat dipantau secara real time, sehingga pemilik usaha memiliki informasi yang lebih akurat dalam menentukan strategi bisnis dan mengambil keputusan.
“Penerapan cloud accounting memberikan kemudahan bagi UMKM dalam mengelola keuangan secara lebih modern, efisien, dan akurat. Dengan sistem yang terintegrasi, pelaku usaha dapat memantau kondisi keuangan secara real time sehingga mampu mengambil keputusan bisnis dengan lebih tepat,” ujar Destia.
Antusiasme Tinggi dari Pelaku UMKM
Pelatihan berlangsung interaktif dengan antusiasme tinggi dari para peserta. Berbagai pertanyaan muncul mengenai implementasi cloud accounting, tantangan digitalisasi usaha, hingga strategi pengelolaan keuangan yang efektif untuk meningkatkan daya saing bisnis.
Peserta berharap kegiatan serupa dapat terus diselenggarakan agar semakin banyak pelaku UMKM yang mampu memanfaatkan teknologi digital dalam mengembangkan usahanya.
Perkuat Daya Saing UMKM di Era Ekonomi Digital
Melalui kegiatan ini, Polinela berharap semakin banyak UMKM di Kota Bandar Lampung yang mengadopsi sistem cloud accounting sebagai bagian dari transformasi digital usaha.
Penggunaan teknologi tersebut diyakini mampu meningkatkan efisiensi operasional, mempercepat proses administrasi keuangan, menekan biaya operasional, meningkatkan transparansi dan akuntabilitas, serta memperkuat daya saing UMKM di tengah perkembangan ekonomi digital.
Pelatihan ini sekaligus menjadi bukti komitmen Politeknik Negeri Lampung dalam mendukung pengembangan UMKM yang adaptif terhadap kemajuan teknologi, sehingga mampu tumbuh secara berkelanjutan dan memberikan kontribusi yang lebih besar terhadap perekonomian daerah.
Penulis : Ruangpena.com
Editor : Redaksi













