Bandar Lampung, Ruangpena.com – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Tahun Anggaran 2026 yang dilaksanakan Kodim 0410/Kota Bandar Lampung memasuki hari kedua dengan semangat gotong royong yang semakin kuat. Puluhan personel TNI bersama masyarakat bahu-membahu mengerjakan berbagai sasaran pembangunan fisik di Kelurahan Pinang Jaya, Kecamatan Kemiling, Selasa (7/7/2026).
Mengusung tema “TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri dari Desa”, program ini menjadi wujud nyata sinergi antara TNI dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan infrastruktur sekaligus meningkatkan kesejahteraan warga.
Sejak pagi, personel Babinsa jajaran Kodim 0410/Kota Bandar Lampung bersama warga langsung turun ke lapangan mengerjakan sejumlah proyek prioritas. Meskipun masih berada pada tahap awal pelaksanaan, progres pekerjaan mulai menunjukkan hasil positif.
Salah satu sasaran utama yang dikerjakan adalah pembangunan drainase di Jalan Rajawali sepanjang 100 meter yang telah mencapai progres sekitar 5 persen. Sementara itu, pembangunan drainase di Gang Alpukat RT 03 sepanjang 70 meter telah mencapai progres 2 persen.
Keberadaan saluran drainase tersebut diharapkan mampu mengatasi persoalan genangan air yang selama ini kerap mengganggu aktivitas masyarakat saat musim hujan.
Selain drainase, pembangunan talud di Jalan Nangka juga mulai dikerjakan. Talud sepanjang 110 meter dengan tinggi 2,5 meter itu telah memasuki progres awal sekitar 2 persen. Infrastruktur tersebut dinilai penting untuk mencegah longsor sekaligus memperkuat struktur tanah di kawasan tersebut.
Perhatian terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat juga diwujudkan melalui program Renovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Salah satunya adalah rumah milik Siswanto, seorang buruh harian di Jalan Nangka, yang kini mulai direnovasi dengan progres awal sekitar 1 persen.
Puluhan Sasaran Pembangunan Mulai Dikerjakan
Selain tiga pekerjaan prioritas tersebut, TMMD ke-129 juga mencakup berbagai pembangunan fisik lainnya yang telah memasuki tahap persiapan maupun pengerjaan awal.
Di antaranya pembangunan rabat beton yang tersebar di empat lokasi dengan total panjang sekitar 500 meter, pembangunan drainase tambahan di empat titik sepanjang 450 meter, serta pembangunan gorong-gorong di Jalan Nangka sepanjang lima meter.
Program ini juga menyasar peningkatan fasilitas ibadah dan fasilitas umum melalui renovasi Musala Baitul Saidha, pembangunan tempat cuci, tempat wudu di tiga lokasi, serta pembangunan tujuh unit MCK bagi masyarakat.
Untuk mendukung kebutuhan air bersih, TMMD tahun ini juga membangun lima unit sumur bor dengan kedalaman masing-masing sekitar 75 meter yang akan melayani ratusan kepala keluarga di sejumlah titik, seperti Jalan Gagak, kawasan Tempat Pemakaman Umum (TPU), Jalan Mangga Raya di sekitar TPA, hingga Jalan Nangka.
Di sektor perumahan, selain rumah milik Siswanto, terdapat lima rumah warga lainnya yang juga menjadi sasaran renovasi RTLH, di antaranya milik Nur Hayati, Hendi Bagus S., dan Manisah.
Tak hanya itu, terdapat pula sasaran tambahan (over prestasi) berupa renovasi lapangan bola voli di Jalan Rajawali serta pembangunan Pos Kamling Linmas di Jalan Garuda sebagai upaya meningkatkan fasilitas olahraga dan keamanan lingkungan.
Gotong Royong Jadi Kekuatan Utama
Pelaksanaan TMMD hari kedua melibatkan sekitar 25 personel TNI dari Kodim 0410/Kota Bandar Lampung yang bekerja bersama 40 warga Kelurahan Pinang Jaya.
Cuaca cerah sepanjang hari turut mendukung kelancaran pekerjaan sehingga seluruh aktivitas berlangsung aman, tertib, dan sesuai target.
Komandan Kodim 0410/Kota Bandar Lampung melalui Babinsa di lapangan menyampaikan apresiasi atas tingginya partisipasi masyarakat dalam mendukung pelaksanaan TMMD.
Menurutnya, semangat gotong royong yang ditunjukkan warga menjadi modal utama keberhasilan program tersebut.
“Kami sangat mengapresiasi antusiasme masyarakat yang ikut bergotong royong bersama personel TNI. Inilah wujud nyata kemanunggalan TNI dan rakyat dalam membangun daerah. Dengan kebersamaan ini, kami optimistis seluruh sasaran TMMD dapat diselesaikan tepat waktu dan memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat,” ujarnya.
Program TMMD ke-129 Tahun 2026 dijadwalkan berlangsung selama beberapa pekan ke depan. Selain pembangunan fisik, kegiatan ini juga akan diisi dengan berbagai program nonfisik berupa penyuluhan, pembinaan masyarakat, serta edukasi guna meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
Melalui kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat, TMMD diharapkan mampu mempercepat pemerataan pembangunan sekaligus memperkuat semangat kebersamaan dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat di Kota Bandar Lampung.














Komentar
Silakan login untuk berkomentar.