FisTx Kukuhkan Teknologi Akuakultur Terlengkap Indonesia, Ekspansi ke Pasar Timur Tengah

Kamis, 30 Juli 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

FisTx Kukuhkan Teknologi Akuakultur Terlengkap Indonesia, Ekspansi ke Pasar Timur Tengah

FisTx Kukuhkan Teknologi Akuakultur Terlengkap Indonesia, Ekspansi ke Pasar Timur Tengah


Jakarta, Ruangpena.com – FisTx, perusahaan teknologi akuakultur asal Sleman, Yogyakarta besutan Rico Wisnu Wibisono, hadir sebagai solusi terlengkap dan nomor 1 di Indonesia untuk menjawab masalah rendahnya kualitas benih/pakan dan cara budidaya konvensional, lewat 5 solusi terintegrasi (teknologi air, nutrisi, konstruksi kolam, pendampingan, kemitraan) yang telah menjangkau 25 provinsi dan 3 negara, mendistribusikan 40.000+ produk ke 1.500+ petambak, mendongkrak success rate hingga 83,6%, dan kini berekspansi ke Pakistan, Asia Selatan, hingga Timur Tengah lewat MoU dengan PGA & LF.

Di tengah tantangan besar industri budidaya perikanan nasional di mana sekitar 65% kegagalan budidaya dipicu oleh kualitas benih dan pakan yang buruk, serta 80% pembudidaya masih mengandalkan cara konvensional yang rentan terhadap fluktuasi musim, FisTx perusahaan teknologi akuakultur asal Sleman, Yogyakarta, tampil sebagai penyedia solusi terintegrasi bagi petambak di seluruh Indonesia.

Didirikan oleh Rico Wisnu Wibisono, FisTx telah mengembangkan lima pilar solusi yang saling terhubung: mulai dari teknologi air lewat FisTx Disinfection System (memadukan Baskara UV, Cakra Elektrolisis, dan Nano Disinfektan) serta Antasena Microbubble untuk oksigenasi kolam; nutrisi dan pemantauan kualitas air lewat lini Aqua Support; perencanaan dan konstruksi kolam modern melalui Aquadex; pendampingan lapangan berbasis data lewat program TAMPAN (Petambak Mapan); hingga kemitraan strategis lintas sektor.

Baca Juga :  Cagar Budaya di Ujung Risiko, Antara Warisan dan Ancaman Bencana

Sejauh ini, FisTx telah hadir di 25 provinsi dan tiga negara Kuwait, Timor Leste, dan Bahrain, dengan lebih dari 40.000 produk terdistribusi ke lebih dari 1.500 petambak dan pembudidaya. Adopsi teknologi FisTx tercatat meningkatkan success rate budidaya hingga 83,6%, menaikkan hasil panen 33%, dan menekan biaya produksi termasuk FCR sebesar 27%.

“Petambak Indonesia tidak butuh produk tunggal, mereka butuh satu ekosistem yang saling menopang dari hulu ke hilir. Itu yang kami bangun di FisTx,” ujar Rico Wisnu Wibisono, Founder & CEO FisTx.

Ekspansi FisTx juga merambah pasar internasional. Perusahaan ini baru saja menandatangani nota kesepahaman dengan Pak Gharo Agri & Livestock Farms (PGA & LF) asal Pakistan untuk memperluas distribusi produk dan layanan ke kawasan Pakistan, Asia Selatan, hingga Timur Tengah. “Sektor akuakultur Pakistan membutuhkan solusi biosekuriti yang teruji di lapangan. Teknologi FisTx melengkapi keahlian kami, dan kami optimistis kemitraan ini mempercepat adopsi budidaya berkelanjutan di kawasan,” kata Arshad Aziz, CEO Pak Gharo Agri & Livestock Farms.

Kalangan pemerintah hingga praktisi senior turut mengapresiasi pendekatan ini. Dr. Hasanuddin Atjo (Pakar Akuakultur Senior & Ex Kadis KP Provinsi Sulawesi Tengah), turut menyampaikan:

Baca Juga :  DPR Apresiasi Hilirisasi Freeport-MIND ID, Smelter Gresik Diproyeksi Sumbang Rp120 Triliun untuk Negara

“Teknologi treatment air baku untuk budidaya harus menjadi perhatian serius. Inovasi untuk menciptakan infrastruktur sterilisasi air dalam negeri yang murah seperti teknologi UV (Ultra Violet) dan Elektrolisis perlu terus didorong agar industri tidak lagi bergantung pada bahan kimia.”

Salah satu performa dari Fistx Disinfection System (FDS) yaitu Nano Disinfektan telah dirasakan oleh Mas Bayu, Petambak di Pengandaran. “Bakteri vibrio dulu jadi masalah utama di tambak kami. Sekarang bisa kami kendalikan dengan Nano Disinfektan. Kami berhasil pertahankan SR di atas 85% selama 4 siklus terakhir. Ini jadi produk standar wajib di semua kolam tambak kami.“

Capaian ini mengukuhkan posisi FisTx sebagai perusahaan solusi teknologi akuakultur terlengkap dan nomor satu di Indonesia, di mana setiap solusi yang ditawarkan telah dirasakan langsung manfaatnya oleh berbagai tambak di berbagai daerah. Ke depan, FisTx akan terus memperluas kolaborasi dengan BUMDes, masyarakat lokal, dan mitra internasional untuk mengakselerasi budidaya berkelanjutan di seluruh Indonesia.

Tentang FisTx Indonesia

Tentang FisTx

FisTx adalah perusahaan teknologi akuakultur asal Sleman, Yogyakarta, yang selama lebih dari lima tahun menghadirkan solusi terintegrasi teknologi air, nutrisi, konstruksi kolam, pendampingan, dan kemitraan bagi petambak dan pembudidaya ikan serta udang di Indonesia dan mancanegara.

Editor : VRITIMES

Berita Terkait

BRI KK Blok A Tanah Abang Permudah Akses Perbankan di Pusat Grosir
BSKDN Kemendagri Gelar Review Perdana Bersama Pemkab Supiori Utamakan Suara Warga Papua
AI Connect Innovation Lab Dorong Peserta Bangun Produk AI Inovatif Sesuai Kebutuhan Pasar
Perkuat Tata Air, WSBP Suplai Spun Pile dan Beton Readymix Kurangi Banjir
New Home-Pass, New Tree, Inisiatif Linknet untuk Jaga Benteng Pesisir dan Masa Depan Masyarakat
Akselerasi Produktivitas Mahasiswa Bali, Seminar ‘AI Connect’ Kupas Tuntas Pemanfaatan NotebookLM
Apa Itu SMM Panel? Ini Ciri SMM Panel Indonesia Terbaik yang Perlu Diketahui
LRT Jabodebek Ubah Stasiun Menjadi Ruang Publik, Music on Track Hadirkan Pengalaman Baru bagi Pengguna
Berita ini 1 kali dibaca

Komentar

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 13:54

BRI KK Blok A Tanah Abang Permudah Akses Perbankan di Pusat Grosir

Kamis, 30 Juli 2026 - 10:16

FisTx Kukuhkan Teknologi Akuakultur Terlengkap Indonesia, Ekspansi ke Pasar Timur Tengah

Kamis, 30 Juli 2026 - 09:54

AI Connect Innovation Lab Dorong Peserta Bangun Produk AI Inovatif Sesuai Kebutuhan Pasar

Kamis, 30 Juli 2026 - 09:34

Perkuat Tata Air, WSBP Suplai Spun Pile dan Beton Readymix Kurangi Banjir

Rabu, 29 Juli 2026 - 15:33

New Home-Pass, New Tree, Inisiatif Linknet untuk Jaga Benteng Pesisir dan Masa Depan Masyarakat

Berita Terbaru