BI Lampung Gelar LaSEF 2026 di Lampung City Mall, Dorong Ekonomi Syariah dan UMKM Halal

Rabu, 6 Mei 2026 - 19:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Dok. ISTIMEWA

Dok. ISTIMEWA


Lampung, Ruangpena.com – Bank Indonesia (BI) melalui Kantor Perwakilan Wilayah (KPW) Provinsi Lampung menggelar Lampung Sharia Economic Festival (LaSEF) 2026 pada 8–10 Mei 2026 di Lampung City Mall. Kegiatan ini merupakan rangkaian menuju Festival Ekonomi Syariah Sumatera 2026 (FESYAR).

Kepala KPW BI Lampung, Bimo Epyanto, mengatakan LaSEF tidak hanya berfokus pada penguatan ekonomi berbasis syariah, tetapi juga menanamkan nilai spiritual dalam kehidupan masyarakat.

“Ekonomi syariah merupakan bagian penting dalam tatanan perekonomian nasional. Masyarakat kini semakin mengenal produk dan jasa halal beserta manfaatnya,” ujar Bimo, Rabu (6/5/2026).

Ragam Kegiatan Dorong UMKM dan Literasi

LaSEF 2026 menghadirkan beragam kegiatan mulai dari bazar kuliner halal, business matching, pameran UMKM, talkshow, perlombaan, hingga kajian akbar. Rangkaian acara ini diharapkan mampu memperluas pemahaman masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan usaha berbasis syariah di Lampung.

Baca Juga :  BI Lampung Kick Off SIGER Fest 2026, Luncurkan QRIS TAP di SMART BRT ITERA untuk Perkuat Ekonomi Digital

Menurut Bimo, kegiatan ini juga menjadi ruang interaktif bagi masyarakat untuk memberikan masukan terkait pengembangan ekonomi syariah di daerah.

“Yang lebih penting adalah menguatnya semangat bersama dalam mengembangkan ekonomi dan keuangan syariah di Lampung,” katanya.

Fokus Wakaf Produktif dan Halal Lifestyle

Deputi Direktur KPW BI Lampung, Achmad P. Subarkah, menegaskan bahwa pengembangan ekonomi syariah dilakukan secara berkelanjutan dan tidak sekadar seremonial.

Salah satu fokus utama LaSEF 2026 adalah peningkatan literasi wakaf produktif. Ia menyebutkan bahwa pemahaman masyarakat terkait wakaf masih perlu diperkuat, meskipun konsep infak, sedekah, dan zakat sudah cukup dikenal.

“Tahun ini kami mendorong program wakaf produktif berupa pembangunan sumur bor yang manfaatnya bisa dirasakan jangka panjang,” jelasnya.

Baca Juga :  Banjir Rendam 23 Desa dan Kelurahan di Bandar Lampung dan Lampung Selatan: Satu Orang Meninggal Dunia, Dua Masih Pencarian

Subarkah mengibaratkan wakaf sebagai investasi sosial berkelanjutan. “Wakaf ini seperti memberikan kail, bukan sekadar ikan,” ujarnya.

Selain itu, BI Lampung juga mendorong pengembangan halal lifestyle, khususnya di sektor fesyen dan kuliner. Potensi pasar produk halal dinilai masih sangat besar, termasuk untuk menembus pasar ekspor.

Fasilitasi Sertifikasi Halal dan Juleha

Sebagai bentuk dukungan nyata, BI Lampung secara rutin memfasilitasi sertifikasi halal bagi pelaku UMKM. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan daya saing produk lokal sekaligus memperluas akses pasar.

Tak hanya itu, BI Lampung juga memberikan fasilitasi sertifikasi Juru Sembelih Halal (Juleha) guna memenuhi kebutuhan tenaga bersertifikat, terutama saat momentum Idul Adha.

“Kebutuhan juru sembelih halal sangat tinggi pada periode tertentu. Karena itu, kami dorong sertifikasi agar kebutuhan tersebut bisa terpenuhi,” kata Subarkah.

Penulis : Yudi Pratama

Follow WhatsApp Channel ruangpena.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BI Lampung Kick Off SIGER Fest 2026, Luncurkan QRIS TAP di SMART BRT ITERA untuk Perkuat Ekonomi Digital
Pelindo Setor Rp7,81 Triliun ke Negara pada 2025, Pendapatan Tumbuh 9 Persen
DPP Apklindo Lampung dan MCMI Perkuat Sinergi, Gelar Bersih-Bersih Masjid Peringati HUT Apklindo ke-41
Mufakat Agung BPBR Desak Negara Beri Hak Kelola Hutan Adat, Masyarakat Tak Ingin Terus Jadi Penonton di Tanah Sendiri
Masyarakat Ogan di Lampung Bentuk PAOI, H. Nuryadin Terpilih sebagai Ketua Umum
Jalan Umum Dijadikan Arena Drag Race, Warga Pertanyakan Legalitas hingga Keselamatan Pengguna Jalan
Diduga Masih Layani Pengecoran BBM Subsidi, SPBU di Bandar Lampung Jadi Sorotan Warga
Ardho Sebut UMKM dan Ekonomi Kerakyatan Jadi Kunci Kekuatan Indonesia Hadapi Krisis Dunia
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 21 Juni 2026 - 15:06 WIB

BI Lampung Kick Off SIGER Fest 2026, Luncurkan QRIS TAP di SMART BRT ITERA untuk Perkuat Ekonomi Digital

Kamis, 18 Juni 2026 - 21:29 WIB

Pelindo Setor Rp7,81 Triliun ke Negara pada 2025, Pendapatan Tumbuh 9 Persen

Minggu, 31 Mei 2026 - 21:10 WIB

Mufakat Agung BPBR Desak Negara Beri Hak Kelola Hutan Adat, Masyarakat Tak Ingin Terus Jadi Penonton di Tanah Sendiri

Sabtu, 30 Mei 2026 - 20:42 WIB

Masyarakat Ogan di Lampung Bentuk PAOI, H. Nuryadin Terpilih sebagai Ketua Umum

Kamis, 28 Mei 2026 - 23:13 WIB

Jalan Umum Dijadikan Arena Drag Race, Warga Pertanyakan Legalitas hingga Keselamatan Pengguna Jalan

Berita Terbaru