Polinela Teliti Ukuran Umbi dan Varietas Unggul untuk Dongkrak Produksi Bawang Merah

Kamis, 13 Agustus 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy


Bandar Lampung, Ruangpena.com – Politeknik Negeri Lampung (Polinela) mengembangkan penelitian untuk meningkatkan produktivitas bawang merah di agroekosistem dataran rendah. Penelitian ini berfokus pada optimalisasi ukuran umbi bibit dan varietas unggul untuk mendapatkan hasil tanaman yang lebih optimal.

Penelitian tersebut diketuai Reza Zulfahmi, S.P., M.Si., bersama Ir. Desty Aulia Putrantri, S.P., M.P. dan Ir. Mustika Adzania Lestari, S.P., M.P.

Tim peneliti melaksanakan kajian di Kebun Percobaan Hortikultura, Jurusan Budidaya Tanaman Pangan, Polinela dengan menguji tiga varietas bawang merah, yakni Bima Brebes, Biru Lancor, dan Batu Ijo.

Ketiga varietas tersebut diuji menggunakan tiga kategori ukuran umbi bibit, yaitu ukuran kecil, sedang, dan besar.

Penelitian ini dilatarbelakangi pentingnya pemilihan bahan tanam dalam menentukan keberhasilan budidaya bawang merah. Ukuran umbi bibit diketahui berkaitan dengan vigor awal tanaman, pertumbuhan, pembentukan anakan hingga hasil produksi.

Baca Juga :  BBWS Mesuji Sekampung Tinjau Sungai Way Kandis di Polinela, Perkuat Tata Kelola Lingkungan Kampus Berkelanjutan

Namun, respons terhadap ukuran umbi tidak selalu sama pada setiap varietas. Perbedaan karakter masing-masing varietas membuat diperlukan pengujian untuk menemukan kombinasi bahan tanam yang paling sesuai dengan kondisi agroekosistem dataran rendah.

Cari Kombinasi Varietas dan Ukuran Umbi Terbaik

Melalui penelitian tersebut, tim Polinela akan mengidentifikasi kombinasi ukuran umbi bibit dan varietas yang mampu menghasilkan pertumbuhan, produksi, serta kualitas umbi bawang merah terbaik.

Hasil penelitian diharapkan dapat menjadi dasar dalam penyusunan rekomendasi teknologi budidaya bawang merah yang lebih efisien, spesifik lokasi, sekaligus mudah diterapkan oleh petani.

Upaya tersebut dinilai penting karena produktivitas tanaman tidak hanya ditentukan oleh teknik pemeliharaan, tetapi juga kualitas dan karakter bahan tanam yang digunakan sejak awal budidaya.

Dengan menentukan ukuran umbi bibit yang tepat untuk masing-masing varietas, penggunaan bahan tanam diharapkan dapat menjadi lebih efisien tanpa mengabaikan potensi hasil tanaman.

Baca Juga :  Polinela Bekali Siswa SMKN 4 Bandar Lampung Literasi Investasi Pasar Modal, Siapkan Generasi Melek Finansial di Era Digital

Dukung Pertanian Adaptif Perubahan Iklim

Penelitian Polinela juga menjadi bagian dari pengembangan teknologi produksi bawang merah yang memiliki daya hasil tinggi, stabil, dan adaptif terhadap perubahan iklim.

Pengembangan teknologi budidaya berbasis kondisi spesifik lokasi menjadi salah satu langkah penting untuk meningkatkan efisiensi produksi sekaligus memperkuat ketahanan sektor hortikultura.

Ke depan, hasil penelitian ini akan diarahkan untuk melalui tahap pengujian multilokasi dan multimusim. Pengujian tersebut diperlukan untuk melihat konsistensi hasil pada kondisi lingkungan dan musim yang berbeda.

Jika hasilnya konsisten, teknologi yang diperoleh dapat dikembangkan lebih lanjut menjadi rekomendasi budidaya bawang merah yang memiliki cakupan penerapan lebih luas.

Penelitian ini sekaligus memperkuat peran Polinela dalam menghasilkan inovasi pertanian yang tidak hanya berbasis penelitian, tetapi juga diarahkan untuk menjawab kebutuhan nyata petani dan meningkatkan produktivitas komoditas hortikultura.

Penulis : Ruangpena.com

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Kasat Reskrim Polresta Bandar Lampung Kompol Gigih Andri Putranto Sampaikan Ucapan HUT ke-81 RI
Kapolsek Tanjung Bintang Kompol Edy Qorinas Sampaikan Ucapan HUT ke-81 Kemerdekaan RI
Indonesia dan IIT Madras Perkuat Kemitraan Strategis di Bidang Riset, Inovasi, dan Komersialisasi Teknologi Deep-Tech
Joko Waskito Sampaikan Ucapan HUT ke-81 RI, Ajak Warga Waygalih Perkuat Persatuan dan Gotong Royong
Dosen Polinela Kembangkan Silika dari Sekam Padi, Tekan Biaya Produksi Biostimulan
Pelindo Regional 2 Panjang Dukung Mobilisasi Alutsista Super Garuda Shield 2026
Eva Dwiana Bagikan 10 Ribu Bendera Merah Putih, Ajak Warga Semarakkan HUT ke-81 RI
Holding Perkebunan Nusantara Dukung Kampus Berbasis Perkebunan, Arya Sandhiyudha Jadi Mahasiswa Angkatan Pertama Magister ITSI
Berita ini 9 kali dibaca

Komentar

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 14:02

Polinela Teliti Ukuran Umbi dan Varietas Unggul untuk Dongkrak Produksi Bawang Merah

Rabu, 12 Agustus 2026 - 18:20

Kasat Reskrim Polresta Bandar Lampung Kompol Gigih Andri Putranto Sampaikan Ucapan HUT ke-81 RI

Rabu, 12 Agustus 2026 - 17:48

Kapolsek Tanjung Bintang Kompol Edy Qorinas Sampaikan Ucapan HUT ke-81 Kemerdekaan RI

Rabu, 12 Agustus 2026 - 12:28

Indonesia dan IIT Madras Perkuat Kemitraan Strategis di Bidang Riset, Inovasi, dan Komersialisasi Teknologi Deep-Tech

Selasa, 11 Agustus 2026 - 13:00

Joko Waskito Sampaikan Ucapan HUT ke-81 RI, Ajak Warga Waygalih Perkuat Persatuan dan Gotong Royong

Berita Terbaru

Grand Galaxy Park, cat-friendly mall

Gaya Hidup

Main Bareng Anabul Di Grand Galaxy Park yang Cat Friendly

Jumat, 14 Agu 2026 - 20:15