Sengketa Tanah Yayasan Azzahra Bandar Lampung Memanas, Pihak Terlapor Bungkam Saat Dikonfirmasi

Sabtu, 23 Mei 2026 - 21:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dok. ISTIMEWA

Dok. ISTIMEWA


Bandar Lampung, Ruangpena.com – Polemik dugaan sengketa tanah yang menyeret nama Yayasan Pendidikan Azzahra kian memanas. Di tengah desakan ahli waris H. Muhammad Nawawi agar perkara dibuka secara terang-benderang di Polda Lampung, pihak terlapor justru memilih bungkam saat dikonfirmasi awak media.

Pendiri Yayasan Azzahra, Siti Fatimah Ramin atau yang dikenal dengan sapaan Bunda Ning, hingga kini belum memberikan tanggapan resmi terkait laporan dugaan penyerobotan tanah yang telah bergulir sejak 2025.

Sejumlah upaya konfirmasi yang dilakukan wartawan melalui sambungan telepon maupun pesan WhatsApp disebut tidak mendapatkan respons. Bahkan, beberapa nomor jurnalis yang mencoba meminta klarifikasi dikabarkan telah diblokir.

Sikap tertutup tersebut memicu sorotan publik di tengah tingginya perhatian masyarakat terhadap perkara yang kini menjadi pembicaraan luas di Kota Bandar Lampung.

Baca Juga :  Dandim 0410/KBL Hadiri Kunjungan Wamendagri dan Wamenkes, Perkuat Penanggulangan TB di Bandar Lampung

Sebelumnya, ahli waris H. Nawawi, Riva Yanuar, secara terbuka meminta agar dilakukan gelar perkara khusus di Polda Lampung dengan menghadirkan seluruh pihak terkait, termasuk pihak Yayasan Azzahra.

“Kalau memang merasa benar dan memiliki dasar hukum yang kuat, seharusnya tidak perlu menghindar dari klarifikasi maupun proses hukum terbuka,” ujar Riva dalam keterangannya.

Menurutnya, sikap bungkam pihak terlapor justru memunculkan berbagai pertanyaan di tengah masyarakat, terlebih perkara tersebut menyangkut aset bernilai besar yang kini berdiri kompleks pendidikan ternama di Bandar Lampung.

Riva menegaskan, pihak ahli waris siap membuka seluruh dokumen dan riwayat kepemilikan lahan dalam forum resmi maupun di hadapan publik.

“Kami tidak pernah menutup diri. Kalau memang ingin persoalan ini selesai terang, ayo duduk bersama dan buka data masing-masing. Jangan hanya diam ketika dikonfirmasi,” katanya.

Baca Juga :  Tak Tunggu BBWS, Eva Dwiana Ambil Alih Penanganan Drainase

Sorotan terhadap sikap tertutup pihak Yayasan Azzahra muncul di tengah proses penyelidikan yang masih berjalan di Polda Lampung. Dalam perkara tersebut, penyidik diketahui telah menerbitkan sejumlah SP2HP serta memintai keterangan dari berbagai pihak, termasuk dari Badan Pertanahan Nasional (BPN).

Namun hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari pihak Siti Fatimah Ramin maupun M. Soleh Swedi terkait substansi laporan yang dilayangkan ahli waris H. Nawawi.

Di sisi lain, langkah memblokir kontak wartawan dinilai sejumlah pihak tidak mencerminkan keterbukaan informasi kepada publik, terlebih perkara tersebut telah menjadi perhatian masyarakat luas.

Publik kini menanti apakah pihak Yayasan Azzahra akan memberikan klarifikasi resmi atau tetap memilih diam di tengah derasnya sorotan atas dugaan sengketa lahan tersebut. (***)

Follow WhatsApp Channel ruangpena.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Balap Liar di Perbatasan Lampung Selatan-Bandar Lampung Makan Korban, Warga Keluhkan Minim Penindakan
Dukung Instruksi Tegas Kapolda Lampung, DPD Arun: Begal Sudah Sangat Meresahkan Masyarakat
Diduga Masih Layani Pengecoran BBM Subsidi, SPBU di Bandar Lampung Jadi Sorotan Warga
Pelindo Panjang Resmikan Depo Petikemas dan Tambah QCC 004, Perkuat Arus Logistik Sumatera Bagian Selatan
Dugaan Penyimpangan Data Sarpras Sekolah Mencuat, Audit Diminta Segera Dilakukan
Sidang Sengketa Tanah di Bandar Lampung, Ahli Sebut Sertifikat Bisa Dibatalkan Jika Cacat Hukum
Anggota Ditintelkam Polda Lampung Gugur Ditembak Diduga Pelaku Curanmor di Bandar Lampung
Polisi Ringkus Pelaku Curanmor Bersenjata Api di Bandar Lampung, Satu DPO Masih Diburu
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 21:39 WIB

Sengketa Tanah Yayasan Azzahra Bandar Lampung Memanas, Pihak Terlapor Bungkam Saat Dikonfirmasi

Sabtu, 23 Mei 2026 - 13:21 WIB

Balap Liar di Perbatasan Lampung Selatan-Bandar Lampung Makan Korban, Warga Keluhkan Minim Penindakan

Jumat, 22 Mei 2026 - 09:47 WIB

Dukung Instruksi Tegas Kapolda Lampung, DPD Arun: Begal Sudah Sangat Meresahkan Masyarakat

Selasa, 19 Mei 2026 - 10:09 WIB

Pelindo Panjang Resmikan Depo Petikemas dan Tambah QCC 004, Perkuat Arus Logistik Sumatera Bagian Selatan

Minggu, 17 Mei 2026 - 16:07 WIB

Dugaan Penyimpangan Data Sarpras Sekolah Mencuat, Audit Diminta Segera Dilakukan

Berita Terbaru