Menag Ajak ASN Kemenag Sambut WFH sebagai Transformasi Budaya Kerja Baru

- Penulis

Jumat, 10 April 2026 - 22:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


Jakarta, Ruangpena.com — Menteri Agama Nasaruddin Umar mengajak seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Kementerian Agama (Kemenag) untuk menyambut kebijakan work from home (WFH) sebagai bagian dari transformasi budaya kerja menuju sistem yang lebih modern dan berkelanjutan.

Menag menegaskan, kebijakan WFH yang mulai diterapkan setiap Jumat bukan sekadar perubahan lokasi kerja, melainkan langkah strategis pemerintah dalam membangun sistem kerja yang adaptif, efisien, dan berdampak tanpa mengurangi kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“WFH bukan sekadar bekerja dari rumah, tetapi cara baru dalam bekerja yang lebih adaptif dan efisien, tanpa mengurangi kualitas pelayanan,” ujar Nasaruddin Umar di Jakarta, Kamis (9/4/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kementerian Agama mulai menerapkan kebijakan WFH setiap Jumat sejak 10 April 2026. Kebijakan ini merupakan tindak lanjut dari implementasi Transformasi Budaya Kerja Baru yang telah diberlakukan sejak 1 April 2026.

Baca Juga :  Opini: Koperasi Desa Merah Putih Dibangun, Apa Kabar BumDes?

Langkah tersebut diambil sebagai respons terhadap dinamika global, sekaligus mendorong pola kerja yang lebih efisien, produktif, dan berbasis digital.

Layanan Publik Harus Tetap Optimal

Menag menekankan bahwa penerapan WFH tidak boleh mengurangi kualitas layanan kepada umat. Ia meminta seluruh ASN tetap memastikan pelayanan publik berjalan optimal, mudah diakses, dan responsif.

“Di mana pun kita berada, layanan kepada umat harus tetap hadir, mudah diakses, dan berjalan dengan baik. Mari manfaatkan teknologi dan perkuat koordinasi,” ujarnya.

Menurutnya, transformasi ini juga menjadi momentum untuk membangun ritme kerja baru yang lebih seimbang, bijak, dan bermakna.

Baca Juga :  SMK Muhammadiyah Way Sulan Gelar “Malam Puncak Ramadhan Bersama Mulan V”, Hadirkan Tokoh Muhammadiyah Lampung

“Kita sedang membangun ritme baru. Cara kerja yang lebih bijak, seimbang, dan bermakna,” tambahnya.

WFH Bukan Work From Anywhere

Senada dengan Menag, Sekretaris Jenderal Kemenag Kamaruddin Amin menegaskan bahwa kebijakan ini merupakan bagian dari transformasi budaya kerja yang tetap harus dijalankan secara disiplin dan terkontrol.

Ia menjelaskan, penerapan WFH juga bertujuan menekan beban biaya energi serta mobilitas pegawai, tanpa mengurangi produktivitas kerja.

“Perlu digarisbawahi, WFH ini bukan Work From Anywhere. Artinya, pegawai benar-benar bekerja dari rumah dengan status standby,” tegasnya.

Kemenag berharap kebijakan ini dapat meningkatkan efisiensi kinerja sekaligus memperkuat kualitas pelayanan publik di tengah era digitalisasi pemerintahan.

Follow WhatsApp Channel ruangpena.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemkot Bandar Lampung Lantik 75 Guru PPPK Formasi 2025, Perkuat Sektor Pendidikan
Menko Polkam Desak Investigasi PBB atas Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon
Festival Balon Udara Digelar di Pekalongan dan Wonosobo, Kemenhub Tekankan Keselamatan Penerbangan
Jelang Lebaran Ketupat, Kemenhub Imbau Pemudik Atur Waktu Perjalanan dan Waspadai Balon Udara Liar
Jelang Nyepi 2026, Kemenhub Sesuaikan Operasional Transportasi di Bali
SMK Muhammadiyah Way Sulan Gelar “Malam Puncak Ramadhan Bersama Mulan V”, Hadirkan Tokoh Muhammadiyah Lampung
Kapolri Tekankan Soliditas TNI-Polri Hadapi Tantangan Global dan Jaga Stabilitas Nasional
DJKA Uji Coba Skybridge Stasiun Bandung untuk Penumpang KA Feeder Whoosh Jelang Angkutan Lebaran 2026
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 10 April 2026 - 22:59 WIB

Menag Ajak ASN Kemenag Sambut WFH sebagai Transformasi Budaya Kerja Baru

Kamis, 9 April 2026 - 17:34 WIB

Pemkot Bandar Lampung Lantik 75 Guru PPPK Formasi 2025, Perkuat Sektor Pendidikan

Rabu, 1 April 2026 - 21:47 WIB

Menko Polkam Desak Investigasi PBB atas Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon

Minggu, 29 Maret 2026 - 07:53 WIB

Festival Balon Udara Digelar di Pekalongan dan Wonosobo, Kemenhub Tekankan Keselamatan Penerbangan

Sabtu, 28 Maret 2026 - 13:09 WIB

Jelang Lebaran Ketupat, Kemenhub Imbau Pemudik Atur Waktu Perjalanan dan Waspadai Balon Udara Liar

Berita Terbaru