Menu MBG Diduga Tak Sesuai Prosedur, SPPG Desa Sabah Balau Menuai Sorotan

- Penulis

Jumat, 27 Februari 2026 - 11:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


Lampung Selatan, Ruangpena.com – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Desa Sabah Balau, Kecamatan Tanjung Bintang, Kabupaten Lampung Selatan, menjadi sorotan publik. Dugaan ketidaksesuaian menu yang disajikan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) setempat mencuat setelah adanya keluhan dari wali murid terkait nilai anggaran dan kualitas makanan yang diterima anak-anak.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, nilai porsi yang diterapkan disebut sebesar Rp11.500. Sementara itu, beredar informasi bahwa anggaran untuk kategori porsi kecil seharusnya mencapai Rp13.000. Perbedaan nominal ini memunculkan pertanyaan di kalangan orang tua siswa.

Temuan tersebut mencuat saat salah satu wali murid di PAUD Kartini Desa Waygalih, Kecamatan Tanjung Bintang, Kabupaten Lampung Selatan mempertanyakan menu MBG yang diterima anaknya. Sejumlah wali murid yang ditemui mengaku kecewa karena menu dinilai belum memenuhi standar gizi seimbang.

“Kalau anggarannya Rp11.500, jika kami rinci dari menu porsi MBG yang di dapatkan dari anak saya, apalagi kalau memang seharusnya Rp13.000 untuk porsi kecil, mestinya lauk dan gizinya lebih lengkap. Tapi yang kami lihat hanya Susu plain 1, Jeruk 1, Keripik tempe 1, Kacang koro kering, Roti 1, Telor rebus 1, Bolu kukus 1, Kurma 3 biji, ” ujar salah satu wali murid yang enggan disebutkan namanya, Jum’at, (20/2/2026).

Para orang tua menilai menu yang dibagikan belum sepenuhnya mencerminkan komposisi gizi seimbang sebagaimana tujuan utama program MBG, yang mencakup karbohidrat, protein hewani, protein nabati, sayur, dan buah dalam satu porsi.

Baca Juga :  Walikota Bandar Lampung Eva Dwiana Tinjau Saluran Irigasi di Tanjung Senang, Antisipasi Banjir Saat Musim Hujan

Selain kualitas menu, transparansi penggunaan anggaran juga menjadi perhatian. Warga meminta penjelasan resmi dari pihak penyelenggara agar tidak terjadi kesalahpahaman maupun dugaan penyimpangan.

“Ini menyangkut hak anak-anak. Jangan sampai ada pengurangan yang tidak jelas. Kami ingin semuanya transparan,” tambahnya.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak SPPG Desa Sabah Balau belum memberikan klarifikasi resmi terkait dugaan ketidaksesuaian prosedur maupun selisih anggaran tersebut. Masyarakat berharap dinas terkait segera melakukan evaluasi agar pelaksanaan program MBG berjalan sesuai standar dan peruntukannya.

Program MBG diharapkan menjadi solusi konkret dalam meningkatkan asupan gizi anak usia dini, bukan justru menimbulkan polemik baru terkait tata kelola dan akuntabilitas anggaran publik.

Penulis : Yudi Pratama

Follow WhatsApp Channel ruangpena.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

1.491 Atlet Ramaikan Kejuaraan Pencak Silat Gubernur Cup I 2026, SMI SGI Waygalih Sabet 3 Emas
Didukung Pemprov dan Pemkot, UIN RIL Optimistis Buka Fakultas Kedokteran
Sinergi TNI-Polri Makin Solid, Oknum Nakal Siap-siap Ditindak Tegas
Polisi Bongkar Gudang BBM Oplosan di Pringsewu, Ribuan Liter Disita, Omzet Capai Rp2,5 Miliar
Warga Way Sulan Desak Puskesmas Naik Status Jadi Rawat Inap, Akses ke RS Dinilai Terlalu Jauh
Inflasi Lampung Maret 2026 Melandai, BI Sebut Tetap Terkendali di Tengah Tekanan Global
LSM PRO RAKYAT Akan Laporkan Proyek PISEW Tahun 2025 Lampung Selatan ke Presiden Prabowo dan Jaksa Agung RI, Untuk Di Audit BPK RI
Jembatan Pendem di Jati Agung Mulai Diperbaiki, Warga Apresiasi Respons Cepat Pemkab Lampung Selatan
Berita ini 109 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 15:43 WIB

1.491 Atlet Ramaikan Kejuaraan Pencak Silat Gubernur Cup I 2026, SMI SGI Waygalih Sabet 3 Emas

Sabtu, 11 April 2026 - 23:23 WIB

Sinergi TNI-Polri Makin Solid, Oknum Nakal Siap-siap Ditindak Tegas

Sabtu, 11 April 2026 - 23:15 WIB

Polisi Bongkar Gudang BBM Oplosan di Pringsewu, Ribuan Liter Disita, Omzet Capai Rp2,5 Miliar

Minggu, 5 April 2026 - 21:48 WIB

Warga Way Sulan Desak Puskesmas Naik Status Jadi Rawat Inap, Akses ke RS Dinilai Terlalu Jauh

Jumat, 3 April 2026 - 22:44 WIB

Inflasi Lampung Maret 2026 Melandai, BI Sebut Tetap Terkendali di Tengah Tekanan Global

Berita Terbaru

Kota Bandar Lampung

Tak Tunggu BBWS, Eva Dwiana Ambil Alih Penanganan Drainase

Kamis, 16 Apr 2026 - 16:36 WIB

Kota Bandar Lampung

Di Tengah Hujan Deras, Eva Dwiana Sambangi Keluarga Korban Banjir Bandang

Rabu, 15 Apr 2026 - 14:47 WIB