DJKA Uji Coba Skybridge Stasiun Bandung untuk Penumpang KA Feeder Whoosh Jelang Angkutan Lebaran 2026

Rabu, 11 Maret 2026 - 15:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


Bandung, Ruangpena.com – Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan melalui Balai Teknik Perkeretaapian Kelas I Bandung melakukan uji coba pengoperasian skybridge di Stasiun Bandung untuk menunjang aksesibilitas penumpang Kereta Cepat Whoosh yang akan menggunakan Kereta Api (KA) Feeder.

Uji coba tersebut dilakukan menjelang masa Angkutan Lebaran 2026/1447 Hijriah guna mengantisipasi potensi penumpukan penumpang di area stasiun.

Sebelumnya, penumpang KA Feeder masih menggunakan akses yang sama dengan penumpang kereta api jarak jauh.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala BTP Bandung Endang Setiawan mengatakan uji coba ini bertujuan untuk memperlancar arus pergerakan penumpang sehingga tidak terpusat di satu titik.

Baca Juga :  Jelang Nyepi 2026, Kemenhub Sesuaikan Operasional Transportasi di Bali

“Uji coba pengoperasian skybridge Bandung ini merupakan wujud dukungan DJKA untuk operasional kereta cepat sekaligus meningkatkan kualitas layanan transportasi kepada masyarakat,” ujar Endang, Rabu (11/3).

Ia menjelaskan, penggunaan skybridge dinilai lebih efektif dan efisien karena jarak tempuh penumpang menuju KA Feeder menjadi lebih dekat dibandingkan akses sebelumnya.

Selain itu, mulai 10 Maret 2026 aktivitas penumpang KA Feeder telah dipindahkan ke Hall Feeder Kereta Cepat yang berada di sisi timur Stasiun Bandung.

Baca Juga :  Rumah Warga Roboh Dibangun Kembali melalui Program TMMD di Pesawaran

“Penumpang KA Feeder diharapkan dapat menyesuaikan akses naik turun serta ruang tunggu yang baru. Kami juga mengimbau agar penumpang tidak datang terlalu dekat dengan waktu keberangkatan kereta,” kata Endang.

Menurutnya, uji coba ini juga menjadi bagian dari evaluasi untuk meningkatkan kesiapan layanan transportasi kereta api menjelang masa Angkutan Lebaran 2026 yang diperkirakan mengalami lonjakan jumlah penumpang.

DJKA menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan transportasi perkeretaapian dengan mengedepankan aspek kenyamanan, keamanan, serta aksesibilitas bagi seluruh masyarakat. (***)

Follow WhatsApp Channel ruangpena.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Dukung Investigasi KNKT, Fokus Perkuat Keselamatan Usai Insiden Kereta 27 April
Seluruh Perjalanan KA Jarak Jauh Beroperasi Normal Hari Ini
KAI Siapkan Normalisasi KA Jarak Jauh Mulai 30 April, 13 Ribu Tiket Sudah Direfund
Menhub Pastikan Penanganan Korban Kecelakaan Kereta Bekasi, Santunan dan Dukungan Disiapkan
Pemulihan KRL Bekasi–Cikarang Berjalan, KAI Lakukan Uji Coba Operasional Pasca Insiden
Pembangunan KDMP Desa Kertosari Capai 5 Persen, Dorong Kemandirian Pangan Desa
Wamenkomdigi Nezar Patria: Generasi Muda Harus Kuasai Teknologi dan Kebijakan Publik
Prabowo Perintahkan Investigasi dan Perbaikan Perlintasan Kereta, Setujui Flyover di Bekasi
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 15:43 WIB

KAI Dukung Investigasi KNKT, Fokus Perkuat Keselamatan Usai Insiden Kereta 27 April

Kamis, 30 April 2026 - 15:36 WIB

Seluruh Perjalanan KA Jarak Jauh Beroperasi Normal Hari Ini

Rabu, 29 April 2026 - 22:34 WIB

KAI Siapkan Normalisasi KA Jarak Jauh Mulai 30 April, 13 Ribu Tiket Sudah Direfund

Rabu, 29 April 2026 - 14:29 WIB

Pemulihan KRL Bekasi–Cikarang Berjalan, KAI Lakukan Uji Coba Operasional Pasca Insiden

Selasa, 28 April 2026 - 13:38 WIB

Pembangunan KDMP Desa Kertosari Capai 5 Persen, Dorong Kemandirian Pangan Desa

Berita Terbaru