Program Koperasi Desa Merah Putih di Tanggamus Disorot, Dugaan Jual Beli Proyek hingga Pemotongan Dana

Kamis, 30 April 2026 - 13:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Dok. ISTIMEWA

Dok. ISTIMEWA


Tanggamus, Ruangpena.com – Pelaksanaan program strategis nasional Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Kabupaten Tanggamus kembali menjadi sorotan. Sejumlah kejanggalan mencuat, mulai dari dugaan praktik jual beli proyek, pemotongan dana tidak wajar, hingga indikasi pelanggaran prosedur karena tidak melibatkan instansi terkait.

Berdasarkan keterangan sumber yang enggan disebutkan namanya, terdapat indikasi kuat adanya oknum yang bertindak layaknya “pedagang proyek” dalam pelaksanaan KDMP. Proyek yang seharusnya dikerjakan sesuai mekanisme justru diduga diperjualbelikan kepada pihak lain dengan selisih nilai anggaran.

“Nilai di anggaran misalnya Rp80 juta, tapi yang diterima pelaksana hanya sekitar Rp75 juta, bahkan ada yang jauh lebih kecil karena dipotong berkali-kali,” ungkap sumber tersebut, Rabu (29/4/2026).

Akibat praktik tersebut, sejumlah rekanan dilaporkan kesulitan menyelesaikan pekerjaan karena keterbatasan anggaran. Dampaknya, beberapa proyek terindikasi mangkrak dan tidak berjalan sesuai target.

Baca Juga :  BPKP Lampung Periksa Koperasi Desa Merah Putih di Jatiagung, Pastikan Tata Kelola Sesuai Regulasi

Sorotan lain muncul dari tidak dilibatkannya pihak kecamatan dalam proses pelaksanaan. Padahal, secara administratif dan kewilayahan, kecamatan memiliki peran penting dalam aspek legalitas dan pengawasan.

“Camat maupun Sekcam tidak mengetahui lokasi maupun progres pembangunan, padahal mereka tercatat sebagai bagian dari sistem pengawasan,” tambahnya.

Kondisi ini diperparah dengan dugaan adanya oknum yang seharusnya berfungsi sebagai pengawas, namun justru ikut terlibat sehingga fungsi kontrol dinilai tidak berjalan optimal.

Sumber tersebut juga menguatkan kritik yang sebelumnya disampaikan oleh kalangan aktivis terkait dugaan penyimpangan dalam program ini. Menurutnya, temuan di lapangan menunjukkan adanya praktik yang tidak sesuai dengan tujuan awal program pemerintah.

Baca Juga :  Gegana Brimob Polda Lampung Musnahkan Dua Granat Aktif di Way Kanan, Lokasi Dipastikan Aman

“Program ini seharusnya untuk menekan inflasi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, tetapi justru berpotensi disalahgunakan oleh oknum tertentu,” ujarnya.

Ia berharap ke depan dilakukan evaluasi menyeluruh, baik dari sisi sistem maupun sumber daya manusia yang terlibat, agar program dapat berjalan sesuai aturan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Selain itu, peran media juga diharapkan dapat terus mengawal pelaksanaan program strategis nasional agar transparansi dan akuntabilitas tetap terjaga.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada klarifikasi resmi dari pihak terkait mengenai dugaan tersebut. Diharapkan penelaahan dan evaluasi segera dilakukan guna memastikan pelaksanaan program KDMP berjalan sesuai tujuan.

Editor : Redaksi

Follow WhatsApp Channel ruangpena.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polisi Bubarkan Balap Liar di Tanjung Bintang, Ciptakan Situasi Kamtibmas yang Kondusif
Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Way Kanan Menggelar Pertandingan PORKAB tahun 2026
Mufakat Agung BPBR Desak Negara Beri Hak Kelola Hutan Adat, Masyarakat Tak Ingin Terus Jadi Penonton di Tanah Sendiri
Masyarakat Ogan di Lampung Bentuk PAOI, H. Nuryadin Terpilih sebagai Ketua Umum
Jalan Umum Dijadikan Arena Drag Race, Warga Pertanyakan Legalitas hingga Keselamatan Pengguna Jalan
Lurah Kupang Kota Bantah Perintahkan Pungutan Bantuan Beras dan Minyak Goreng
Sengketa Tanah Yayasan Azzahra Bandar Lampung Memanas, Pihak Terlapor Bungkam Saat Dikonfirmasi
Balap Liar di Perbatasan Lampung Selatan-Bandar Lampung Makan Korban, Warga Keluhkan Minim Penindakan
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 7 Juni 2026 - 18:59 WIB

Polisi Bubarkan Balap Liar di Tanjung Bintang, Ciptakan Situasi Kamtibmas yang Kondusif

Rabu, 3 Juni 2026 - 13:20 WIB

Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Way Kanan Menggelar Pertandingan PORKAB tahun 2026

Minggu, 31 Mei 2026 - 21:10 WIB

Mufakat Agung BPBR Desak Negara Beri Hak Kelola Hutan Adat, Masyarakat Tak Ingin Terus Jadi Penonton di Tanah Sendiri

Sabtu, 30 Mei 2026 - 20:42 WIB

Masyarakat Ogan di Lampung Bentuk PAOI, H. Nuryadin Terpilih sebagai Ketua Umum

Rabu, 27 Mei 2026 - 21:02 WIB

Lurah Kupang Kota Bantah Perintahkan Pungutan Bantuan Beras dan Minyak Goreng

Berita Terbaru