Lampung, Ruangpena.com — Sinergi antara Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Lampung dan Polisi Militer (POM) TNI Raden Inten kian diperkuat. Dalam momentum halal bihalal bulan Syawal, kedua institusi menegaskan komitmen tegas: tidak ada toleransi bagi pelanggaran disiplin maupun penyalahgunaan kewenangan.
Kabid Propam Polda Lampung, Didik Priyo Sambodo, menyebut kegiatan ini bukan sekadar silaturahmi, tetapi langkah konkret memperkuat pengawasan internal TNI-Polri.
“Ini momentum mempererat hubungan sekaligus memperkuat sinergitas dalam penegakan disiplin dan kode etik,” ujarnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Pesan Tegas: Jangan Main-main dengan Pelanggaran
Dalam pertemuan tersebut, Propam dan POM TNI sepakat untuk bertindak tegas terhadap setiap pelanggaran.
“Tidak ada ruang bagi pelanggaran. Semua akan ditangani secara profesional dan proporsional sesuai aturan,” tegas Didik Priyo Sambodo.
Kolaborasi ini mencakup pertukaran informasi, penanganan kasus lintas institusi, hingga patroli dan razia gabungan di lapangan.
TNI: Sinergi Ini Bikin Kerja Lebih Efektif
Danpomdam Raden Inten XXI, David Medion, menyambut positif penguatan sinergi tersebut.
“Ini sangat bermanfaat untuk meningkatkan koordinasi dan menyamakan langkah di lapangan,” ujarnya.
Ia juga menyebut kegiatan serupa digelar secara nasional dengan melibatkan berbagai institusi, termasuk Puspom TNI dan Divisi Propam Mabes Polri.
Digelar Serentak, Jaga Keamanan Masyarakat
Penguatan sinergi ini dilakukan secara masif di berbagai daerah sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat.
Dengan kolaborasi yang semakin solid, diharapkan profesionalisme aparat meningkat dan kepercayaan publik terhadap TNI-Polri semakin kuat.







