Banjir Rendam 23 Desa dan Kelurahan di Bandar Lampung dan Lampung Selatan: Satu Orang Meninggal Dunia, Dua Masih Pencarian

- Penulis

Jumat, 6 Maret 2026 - 20:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


Lampung, Ruangpena.com – Wilayah Provinsi Lampung seperti Kota Bandar Lampung dan Kabupaten Lampung Selatan, dilanda banjir pada Jumat (6/3), setelah hujan dengan intensitas tinggi yang terjadi sekitar pukul 15.00 WIB. Akibat tingginya curah hujan, beberapa sungai meluap dan menggenangi permukiman warga di kedua wilayah tersebut.

Hasil kaji cepat yang dihimpun Direktorat Koordalops, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), wilayah terdampak banjir di Kabupaten Lampung Selatan, meliputi dua kecamatan, yakni Kecamatan Jati Agung dan Kecamatan Tanjung Bintang.

Adapun rinciannya, untuk wilayah terdampak di Kecamatan Jati Agung meliputi Desa Way Huwi, Kelurahan Way Galih, Desa Karang Sari, Desa Gedung Harapan, Desa Karang Anyar, serta Desa Marga Agung. Hingga saat ini, data sementara mencatat sekitar 444 kepala keluarga terdampak banjir dan satu orang dilaporkan hilang. Selain itu, sekitar 444 unit rumah warga turut terdampak akibat genangan banjir.

Sementara itu di Kota Bandar Lampung, banjir dilaporkan terjadi di 13 kecamatan dengan sedikitnya 17 kelurahan terdampak. Wilayah tersebut antara lain Kecamatan Sukarame, Tanjung Senang, Enggal, Tanjung Karang Barat, Way Halim, Rajabasa, Tanjung Karang Timur, Tanjung Karang, Sukabumi, Tanjung Senang, Tanjung Karang Pusat, Kedamaian, dan Langkapura.

Baca Juga :  Dandim 0421/Lampung Selatan Ikuti Vidcon Percepatan Pembangunan KDKMP di Desa Budi Lestari

Sejumlah kelurahan yang terdampak di antaranya Sukarame Baru, Sukarame, Korpri Jaya, Sukabumi, Way Dadi, Tanjung Senang, Labuhan Dalam, Suka Jawa, Jagabaya, Perumnas, Rajabasa, Sawah Lama, Tanjung Karang, Gotong Royong, Kalibalau Kencana, dan Gunung Terang. Data sementara mencatat satu orang meninggal dunia dan satu orang lainnya masih dalam pencarian.

Merespons kejadian tersebut, BPBD Kabupaten Lampung Selatan dan BPBD Kota Bandar Lampung segera berkoordinasi dengan BPBD Provinsi Lampung untuk melakukan pendataan dan penanganan di lapangan. Tim BPBD Kota Bandar Lampung juga melakukan evakuasi terhadap warga yang terdampak banjir. Selain itu, tim SAR gabungan dikerahkan untuk melakukan pencarian terhadap korban yang dilaporkan hilang di kedua wilayah tersebut.

Penanganan darurat juga melibatkan berbagai unsur, antara lain BPBD Provinsi Lampung, BPBD Kota Bandar Lampung, BPBD Kabupaten Lampung Selatan, TNI, Polri, relawan, serta masyarakat setempat.

Baca Juga :  BPKP Lampung Periksa Koperasi Desa Merah Putih di Jatiagung, Pastikan Tata Kelola Sesuai Regulasi

Berdasarkan perkembangan laporan terkini pada Jumat (6/3), kondisi banjir di sebagian wilayah Kabupaten Lampung Selatan dan Kota Bandar Lampung dilaporkan mulai berangsur surut. Meski demikian, proses evakuasi warga terdampak serta pendataan kerusakan dan kerugian masih terus dilakukan oleh petugas di lapangan. Sementara itu, operasi pencarian terhadap korban yang dilaporkan hilang akan dilanjutkan pada hari berikutnya.

Saat ini Provinsi Lampung masih berada dalam status Siaga Darurat Bencana Hidrometeorologi berdasarkan Keputusan Gubernur Lampung Nomor G/683/VI.08/HK/2025 tentang Perpanjangan Status Siaga Darurat Bencana Hidrometeorologi Tahun 2025/2026 yang berlaku sejak 1 Agustus 2025 hingga 27 Juli 2026.

BNPB mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi, khususnya banjir yang dapat dipicu oleh hujan dengan intensitas tinggi. Masyarakat di daerah rawan diharapkan terus memantau informasi resmi dari pemerintah daerah dan aparat setempat serta segera melaporkan apabila terjadi kondisi darurat di lingkungan sekitar.

 

Follow WhatsApp Channel ruangpena.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polsek Labuhan Ratu Ungkap Kasus Curat, Satu Terduga Pelaku Diamankan di Karaoke
Polres Lampung Selatan Gelar 257 Personilnya, Antisipasi Gangguan Kamtibmas Jelang Arus Mudik Lebaran
Banjir di Kawasan Perumahan Jati Agung, Konsumen Bisa Tuntut Developer Jika Lalai Penuhi Kewajiban
Curi Dua Burung Dara, Pria di Natar Ditangkap Polisi
DPP GAMKI Lantik Pengurus DPD GAMKI Lampung Periode 2026–2029 di HKBP Kedaton
Walikota Bandar Lampung Eva Dwiana Tinjau Saluran Irigasi di Tanjung Senang, Antisipasi Banjir Saat Musim Hujan
Babinsa Segalamider Pimpin Gotong Royong Bersihkan Rumah Warga Rusak Akibat Hujan Deras
Tanggul Way Galih Jebol, Lesty Putri Utami: Dampaknya Sangat Signifikan Bagi Warga
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 9 Maret 2026 - 13:54 WIB

Polsek Labuhan Ratu Ungkap Kasus Curat, Satu Terduga Pelaku Diamankan di Karaoke

Senin, 9 Maret 2026 - 11:36 WIB

Polres Lampung Selatan Gelar 257 Personilnya, Antisipasi Gangguan Kamtibmas Jelang Arus Mudik Lebaran

Senin, 9 Maret 2026 - 11:16 WIB

Banjir di Kawasan Perumahan Jati Agung, Konsumen Bisa Tuntut Developer Jika Lalai Penuhi Kewajiban

Senin, 9 Maret 2026 - 10:57 WIB

Curi Dua Burung Dara, Pria di Natar Ditangkap Polisi

Senin, 9 Maret 2026 - 09:22 WIB

Walikota Bandar Lampung Eva Dwiana Tinjau Saluran Irigasi di Tanjung Senang, Antisipasi Banjir Saat Musim Hujan

Berita Terbaru

Daerah

Curi Dua Burung Dara, Pria di Natar Ditangkap Polisi

Senin, 9 Mar 2026 - 10:57 WIB