Bandar Lampung, Ruangpena.com – Hujan lebat disertai angin kencang yang mengguyur Kota Bandar Lampung pada Jumat (6/3/2026) sore menyebabkan sejumlah kerusakan pada rumah warga. Salah satunya dialami Angga, warga Jalan P Polem Gang Sawo 2, Kelurahan Segalamider, Kecamatan Tanjungkarang Barat.
Akibat terjangan angin dan curah hujan tinggi, pagar serta kanopi rumah miliknya mengalami kerusakan cukup parah. Puing-puing bangunan yang berserakan sempat mengganggu akses dan berpotensi membahayakan warga sekitar.
Melihat kondisi tersebut, Babinsa setempat dari Koramil 410-05/TKP, Peltu Nurdin, langsung menginisiasi kegiatan gotong royong untuk membantu warga membersihkan material bangunan yang rusak.
Kegiatan yang dimulai pada Sabtu (7/3/2026) sekitar pukul 15.30 WIB itu melibatkan berbagai unsur masyarakat, mulai dari Lurah Segalamider Bangun Bangsawan, ketua lingkungan, ketua RT, personel Linmas, hingga warga sekitar.
“Keberadaan TNI di tengah masyarakat adalah untuk memberikan rasa aman dan membantu kesulitan warga. Ketika ada musibah seperti ini, kita harus cepat tanggap. Ini bukan hanya tugas saya sebagai Babinsa, tetapi juga panggilan hati untuk membantu sesama,” ujar Peltu Nurdin di sela kegiatan.
Berkat sinergi antara aparat kewilayahan dan masyarakat, proses pembersihan berjalan lancar. Dalam waktu sekitar dua jam, tepatnya pukul 17.35 WIB, seluruh puing pagar dan kanopi yang rusak berhasil dibersihkan dari lokasi.
Lurah Segalamider, Bangun Bangsawan, mengapresiasi langkah cepat Babinsa yang langsung turun membantu warga terdampak.
“Kami sangat berterima kasih kepada Pak Nurdin yang selalu hadir untuk warga. Respon cepat beliau sangat membantu meringankan beban warga dan memulihkan kondisi lingkungan setelah kejadian,” ujarnya.
Kegiatan gotong royong ini menjadi bukti nyata kuatnya sinergi antara aparat kewilayahan dan masyarakat. Kehadiran Babinsa di tengah warga dinilai mampu memperkuat semangat kebersamaan sekaligus menjaga kondusivitas wilayah pasca bencana.









