Jelang Nyepi 2026, Kemenhub Sesuaikan Operasional Transportasi di Bali

- Penulis

Senin, 16 Maret 2026 - 15:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


Jakarta, Ruangpena.com – Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan Republik Indonesia melakukan penyesuaian operasional sejumlah layanan transportasi menjelang perayaan Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1948 di Bali.

Kebijakan ini diambil untuk menjaga kelancaran mobilitas masyarakat sekaligus menghormati pelaksanaan tradisi sakral umat Hindu di Pulau Dewata.

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengatakan penyesuaian operasional tersebut merupakan bentuk dukungan pemerintah terhadap pelaksanaan Nyepi serta upaya menjaga keselamatan dan kenyamanan perjalanan masyarakat.

“Penyesuaian operasional transportasi ini dilakukan agar mobilitas masyarakat tetap berjalan dengan baik sebelum dan sesudah Nyepi, sekaligus menghormati pelaksanaan Catur Brata Penyepian yang menjadi bagian penting dari kearifan lokal masyarakat Bali,” ujar Dudy dalam keterangan resmi di Jakarta, Minggu (15/3/2026).

Ia juga mengimbau masyarakat yang akan melakukan perjalanan menuju maupun keluar dari Bali agar merencanakan perjalanan lebih awal sehingga mobilitas dapat berlangsung tertib, aman, dan nyaman.

Bandara Ngurah Rai Tutup 24 Jam

Salah satu penyesuaian utama dilakukan pada sektor transportasi udara di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali. Seluruh operasional penerbangan di bandara tersebut akan dihentikan sementara selama 24 jam saat pelaksanaan Nyepi.

Baca Juga :  Tinjau Huntap di Aceh Utara, Wamenko Polkam : Negara Hadir Bantu Rakyat Aceh terdampak Bencana

Penutupan operasional bandara akan dimulai pada Kamis, 19 Maret 2026 pukul 06.00 WITA hingga Jumat, 20 Maret 2026 pukul 06.00 WITA. Selama periode tersebut, tidak ada aktivitas penerbangan baik domestik maupun internasional, dan operasional akan kembali berjalan normal setelah Nyepi berakhir.

Penyeberangan Ketapang–Gilimanuk Ikut Disesuaikan

Penyesuaian operasional juga dilakukan pada layanan transportasi penyeberangan yang menghubungkan Bali dengan Pulau Jawa. Pada lintasan Pelabuhan Ketapang menuju Pelabuhan Gilimanuk, layanan penyeberangan dari Ketapang akan dihentikan mulai Rabu, 18 Maret 2026 pukul 17.00 WIB.

Sementara itu, layanan dari Gilimanuk menuju Ketapang akan ditutup mulai Kamis, 19 Maret 2026 pukul 05.00 WITA dan kembali dibuka pada Jumat, 20 Maret 2026 pukul 06.00 WITA setelah pelaksanaan Nyepi selesai.

Penyesuaian serupa juga dilakukan pada jalur penyeberangan Pelabuhan Padang Bai menuju Pelabuhan Lembar, dengan penghentian sementara aktivitas pelayaran selama Nyepi.

Baca Juga :  Pemkot Bandar Lampung Kerahkan Satgas Gabungan Tangani Dampak Hujan Lebat

Terminal Mengwi Batasi Operasional

Di sektor transportasi darat, Terminal Tipe A Mengwi sebagai salah satu simpul transportasi utama di Bali juga akan melakukan pembatasan operasional.

Terminal akan melayani keberangkatan bus antarkota antarprovinsi hingga siang hari pada H-1 Nyepi.

Setelah itu, operasional terminal dihentikan sementara selama Hari Raya Nyepi dan kembali berjalan normal setelah perayaan berakhir.

Menhub Dudy juga meminta seluruh operator transportasi untuk memastikan kesiapan sarana dan prasarana, termasuk kelayakan armada serta kesiapan sumber daya manusia selama periode penyesuaian operasional tersebut.

“Kami meminta seluruh operator transportasi untuk terus berkoordinasi dengan instansi terkait di lapangan serta memastikan layanan transportasi yang beroperasi sebelum dan setelah Nyepi tetap memenuhi standar keselamatan dan pelayanan kepada masyarakat,” katanya.

Pemerintah berharap penyesuaian ini dapat memastikan mobilitas masyarakat tetap terkelola dengan baik sekaligus menjaga keharmonisan serta menghormati nilai-nilai kearifan lokal masyarakat Bali dalam menjalankan Hari Raya Nyepi.

Penulis : Yudi Pratama

Follow WhatsApp Channel ruangpena.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diduga Bermasalah, Pengadaan Alat Laboratorium Rp400 Juta di Pemprov Lampung Disorot
Walikota Bandar Lampung Hadiri Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Krakatau 2026 di Mapolresta
Pemkot Bandar Lampung Bagikan Bantuan Beras untuk Ojol, Eva Dwiana: Bentuk Kepedulian di Bulan Ramadan
Kapolri Tekankan Soliditas TNI-Polri Hadapi Tantangan Global dan Jaga Stabilitas Nasional
DJKA Uji Coba Skybridge Stasiun Bandung untuk Penumpang KA Feeder Whoosh Jelang Angkutan Lebaran 2026
Menag Lantik Wan Jamaluddin Kembali Jadi Rektor UIN Raden Intan Lampung Periode 2026–2030
Pemkot Bandar Lampung Kerahkan Satgas Gabungan Tangani Dampak Hujan Lebat
Anak 12 Tahun yang Terseret Arus Sungai Balok Ditemukan Meninggal, Wali Kota Bandar Lampung Beri Santunan
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 16 Maret 2026 - 15:23 WIB

Jelang Nyepi 2026, Kemenhub Sesuaikan Operasional Transportasi di Bali

Sabtu, 14 Maret 2026 - 07:28 WIB

Diduga Bermasalah, Pengadaan Alat Laboratorium Rp400 Juta di Pemprov Lampung Disorot

Kamis, 12 Maret 2026 - 18:31 WIB

Walikota Bandar Lampung Hadiri Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Krakatau 2026 di Mapolresta

Kamis, 12 Maret 2026 - 18:16 WIB

Pemkot Bandar Lampung Bagikan Bantuan Beras untuk Ojol, Eva Dwiana: Bentuk Kepedulian di Bulan Ramadan

Kamis, 12 Maret 2026 - 11:15 WIB

Kapolri Tekankan Soliditas TNI-Polri Hadapi Tantangan Global dan Jaga Stabilitas Nasional

Berita Terbaru