Bandar Lampung, Ruangpena.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung menyalurkan bantuan kepada ratusan warga yang terdampak banjir di sejumlah wilayah. Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk kepedulian pemerintah terhadap masyarakat yang mengalami musibah akibat curah hujan tinggi yang melanda kota tersebut.
Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, mengatakan Pemkot telah menyiapkan bantuan berupa uang tunai sebesar Rp1 juta untuk setiap keluarga terdampak banjir. Selain itu, pemerintah juga menyalurkan bantuan logistik seperti nasi kotak dan beras bagi masyarakat yang membutuhkan.
“Kita berikan bantuan Rp1 juta kepada warga terdampak. Kemarin juga sudah kita bagikan nasi kotak, dan bantuan ini terus kita salurkan di beberapa wilayah,” ujar Eva Dwiana, Sabtu (7/3).
Menurut Eva Dwiana, total terdapat sekitar 750 warga yang menerima bantuan dari pemerintah kota. Bantuan tersebut telah disalurkan di beberapa kecamatan yang terdampak banjir.
Di antaranya di wilayah Kecamatan Way Halim sebanyak 70 paket bantuan, kemudian di Kecamatan Tanjung Senang sebanyak 520 paket bantuan, serta di Kecamatan Sukabumi sekitar 100 paket bantuan bagi warga terdampak.
Selain menyalurkan bantuan, Pemkot Bandar Lampung juga menanggapi peristiwa meninggalnya seorang anak yang diduga terseret arus sungai saat banjir terjadi.
Eva Dwiana menjelaskan, berdasarkan informasi yang diterima pemerintah kota, korban saat itu sedang bermain di sekitar jembatan sebelum akhirnya terpeleset dan terseret arus sungai yang cukup deras.
“Dari cerita yang kami dengar, anak ini sedang bermain di jembatan, mungkin terpeleset. Temannya sempat mencoba menolong, tetapi arus cukup deras,” jelasnya.
Pemerintah Kota Bandar Lampung juga telah memberikan bantuan kepada keluarga korban serta merujuk anggota keluarga yang sakit ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.
Ke depan, Pemkot Bandar Lampung berencana berkoordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai guna membahas penanganan sungai serta langkah pencegahan banjir agar kejadian serupa tidak terulang.
Eva Dwiana menegaskan, sejak awal terjadinya banjir pemerintah kota bersama lurah, camat, dan tim terkait telah turun langsung ke lapangan untuk melakukan penanganan sekaligus menyalurkan bantuan kepada masyarakat.
“Sejak awal kami sudah turun ke lapangan bersama lurah, camat dan tim. Kami juga langsung memberikan bantuan makanan, nasi kotak, serta bantuan uang dan beras untuk warga terdampak,” katanya.
Pemerintah Kota Bandar Lampung berharap bantuan yang diberikan dapat meringankan beban warga terdampak sekaligus menjadi langkah awal dalam penanganan banjir yang lebih baik di masa mendatang.









