Lampung Selatan, Ruangpena.com – Curah hujan dengan intensitas tinggi yang terjadi dalam beberapa hari terakhir di sejumlah wilayah Provinsi Lampung menyebabkan lahan pertanian masyarakat tergenang air. Kondisi tersebut terpantau di Desa Waygalih, Kecamatan Tanjung Bintang, Kabupaten Lampung Selatan.
Berdasarkan pantauan awak media, genangan air di beberapa titik area persawahan milik warga bahkan mencapai ketinggian hingga sepinggang orang dewasa.
Air yang meluap dari saluran irigasi dan tingginya curah hujan membuat lahan padi yang sebelumnya siap memasuki masa panen kini terendam.
Sejumlah petani mengaku khawatir kondisi tersebut akan berdampak pada hasil panen mereka. Pasalnya, genangan air yang terlalu lama dapat menyebabkan tanaman padi rusak hingga berpotensi mengalami gagal panen.
Salah seorang petani setempat yang enggan disebutkan namanya mengatakan bahwa hujan deras yang terus mengguyur sejak beberapa hari terakhir membuat air sulit surut dari area persawahan.
“Kalau airnya tidak segera surut, kemungkinan hasil panen akan menurun. Bahkan bisa rusak karena padi terlalu lama terendam,” ujarnya.
Selain mengancam hasil panen, genangan air juga menyulitkan aktivitas petani yang hendak melakukan perawatan tanaman. Beberapa petani terpaksa menunda kegiatan di sawah sambil menunggu kondisi air kembali normal.
Masyarakat berharap adanya perhatian dari pemerintah daerah maupun instansi terkait untuk membantu mengatasi persoalan tersebut, terutama dalam memperbaiki sistem drainase atau saluran air di sekitar area persawahan agar genangan tidak berlangsung lama.
Jika kondisi cuaca dengan curah hujan tinggi terus berlanjut, para petani di wilayah tersebut dikhawatirkan akan mengalami kerugian yang cukup besar akibat menurunnya hasil produksi padi pada musim tanam kali ini.
Penulis : Yudi Pratama









